Belum Efisien, Biaya Logistik Pangan Indonesia Tinggi Sentuh 30 Persen dari Harga Jual

AKURAT.CO Ketua Organisasi Women in Logistics and Transport, Nurmaria Sarosa mengungkapkan betapa mahalnya ongkos pengiriman logistik di Indonesia hingga menyentuh sekitar 25%-30% dari harga jual.
Baca Juga: Rayakan Hari Kartini, Shopee dan 5 Mitra Logistik Perkuat Kemandirian Ekonomi Perempuan
"Saya hanya ingin menekankan di ongkos, ongkos itu biaya distribusi. Biaya logistik pangan di Indonesia 25%-30℅ dari harga jual, sementara compare ke Thailand 8%-12%. Kelihatan sekali dengan Thailand aja kita gak imbang, kita belum efisien."
Nurmaria juga menekankan bagaimana peran perempuan di industri logistik dan pangan perlu diberdayakan agar mampu memperkuat struktur industri tersebut. Hal tersebut disampaikan dalam HUT ke-5 WILAT Indonesia (Women in Logistics and Transport), Kamis, (23/4/2026).
"Kami kaum perempuan di industri ini tidak menganut feminitas yang dominan dan kuat sendiri tapi kita ingin berkontribusi bareng-bareng dengan para lelaki," jelas Nurmaria Sarosa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 7Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver







