Perkuat Ketahanan Pangan, Kementerian PU Genjot Irigasi dan Pembangunan Jalan

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi seluas 589.605,80 hektare pada Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.
Pada 2026, pemerintah menargetkan peningkatan cakupan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi hingga 750.000 hektare untuk memastikan produktivitas pertanian terus tumbuh dan pasokan pangan tetap terjaga.
Menteri PU, Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur irigasi menjadi prioritas karena berperan langsung dalam menjaga stabilitas produksi pertanian dan mendukung swasembada pangan.
Baca Juga: Kementerian PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Jatim Senilai Rp1,16 Triliun
“Seluruh capaian ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan infrastruktur mendukung ketahanan pangan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Dody dikutip dari laman Kementerian PU, Kamis (12/2/2026).
Selain irigasi, Kementerian PU juga memperkuat konektivitas melalui pelaksanaan Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Penanganan Jalan Daerah. Pada 2025, realisasi penanganan jalan mencapai 711,02 km dan jembatan sepanjang 148,42 meter.
Pada 2026, dengan usulan anggaran Rp15 triliun, ditargetkan peningkatan jalan sepanjang 2.191 km, pembangunan jalan baru 231 km, serta pembangunan jembatan sepanjang 589 meter guna mendukung distribusi hasil pertanian dan menekan biaya logistik.
Dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, Kementerian PU juga melaksanakan Inpres Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rehabilitasi dan Renovasi Madrasah dengan capaian penyelesaian 556 unit madrasah dari total 1.420 unit yang ditangani.
Sementara melalui Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pembangunan Sekolah Rakyat, telah diselesaikan 166 unit Sekolah Rakyat rintisan (Tahap I) dan dilanjutkan pembangunan 104 unit Sekolah Rakyat permanen (Tahap II) yang saat ini masih dalam proses penyelesaian.
Baca Juga: Kementerian PU Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat di Jatim Senilai Rp1,16 Triliun
Kementerian PU juga melaksanakan Inpres Nomor 14 Tahun 2025 terkait percepatan pembangunan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam di Papua Selatan.
Pada 2025, capaian pembangunan meliputi peningkatan jalan dan jembatan sepanjang 20 km, infrastruktur pengendalian banjir sepanjang 21 km, serta pembangunan jaringan irigasi sepanjang 20 km yang mendukung ribuan hektare lahan pertanian.
Program ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan pangan menuju target 10.000 hektare di Papua Selatan.
Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat infrastruktur irigasi dan konektivitas sebagai fondasi ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 6India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan








