Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi

AKURAT.CO Pemerintah akan meluncurkan Sekolah Rakyat Tahap II yang saat ini tengah dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di 104 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Menteri PU, Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang bangsa dalam menciptakan generasi masa depan yang berdaya saing.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Dody dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).
Baca Juga: Kementerian PU Perpanjang Pembukaan Fungsional Tol Sigli–Banda Aceh
Program Sekolah Rakyat Tahap II dirancang untuk menampung 112.320 siswa melalui penyediaan 3.744 rombongan belajar (rombel) yang terdiri dari 1.872 rombel Sekolah Dasar (SD), 936 rombel Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 936 rombel Sekolah Menengah Atas (SMA).
Setiap lokasi Sekolah Rakyat memiliki kapasitas 1.080 siswa, dengan rincian SD sebanyak 18 rombel (540 siswa), SMP sebanyak 9 rombel (270 siswa), dan SMA sebanyak 9 rombel (270 siswa) sehingga total terdapat 36 rombel di setiap lokasi Sekolah Rakyat.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan secara merata di berbagai wilayah Indonesia dengan sebaran lokasi yakni Pulau Sumatera 26 lokasi, Jawa 40 lokasi, Kalimantan 12 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara masing-masing 1 lokasi, Sulawesi 16 lokasi, Kepulauan Maluku 4 lokasi, dan Papua 3 lokasi.
Setiap Sekolah Rakyat dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disediakan oleh pemerintah daerah.
Baca Juga: Kementerian PU Kebut Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra
Setiap bangunan gedung Sekolah Rakyat dengan konsep boarding school yaitu asrama siswa/siswi untuk jenjang SD, SMP, dan SMA juga dilengkapi dengan fasilitas pendidikan modern yang mendukung proses belajar mengajar secara menyeluruh.
Fasilitas tersebut meliputi, ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan dan pusat pembelajaran digital, kantin dan dapur sehat, klinik kesehatan siswa, serta sarana olahraga dan ruang kegiatan ekstrakurikuler serta asrama guru/pendamping.
Pelaksanaan konstruksi Sekolah Rakyat Tahap II adalah konsep awal Sekolah Rakyat yang telah beroperasi sejak Tahun Ajaran 2025/2026 pada Tahap I yaitu sebanyak 166 sekolah.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II diharapkan dapat selesai secara bertahap untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027.
Hingga 31 Desember 2025, progres pekerjaan fisik Sekolah Rakyat Tahap II telah mencapai 3,98% mencakup pekerjaan awal konstruksi serta penyiapan infrastruktur dasar di lokasi-lokasi pembangunan.
Sebagai upaya untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai standar keamanan, tata ruang, dan keberlanjutan lingkungan terdapat lingkup pemenuhan readiness criteria dalam pelaksanaan konstruksi Sekolah Rakyat Tahap II.
Standar tersebut antara lain adalah sertifikat lahan, surat keterangan bebas sengketa, dokumen Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR, dokumen lingkungan (AMDAL/UKL-UPL), (Andalalin, serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









