Akurat Logo

DPR Dorong Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan oleh Pemerintahan Prabowo-Gibran

Hefriday | 9 November 2024, 17:58 WIB
DPR Dorong Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan oleh Pemerintahan Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Sejak dilantik pada 20 Oktober lalu, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Visi ini menjadi salah satu dari delapan program unggulan atau "Astacita" yang diusung untuk membawa dampak langsung bagi masyarakat. Infrastruktur di berbagai sektor, mulai dari transportasi hingga kesehatan, menjadi fokus utama pemerintahan ini guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup rakyat Indonesia.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, mengungkapkan dukungannya terhadap langkah pemerintah ini. Ia menyoroti betapa pentingnya pembangunan infrastruktur dalam mendorong ekonomi nasional dan menciptakan konektivitas di wilayah-wilayah terpencil. 

Baca Juga: Komisi V Dukung Program Swasembada Pangan Prabowo, Perkuat Infrastruktur

"Pembangunan infrastruktur tidak hanya mencakup jalan raya dan jembatan, tetapi juga meliputi infrastruktur kesehatan, pendidikan, dan telekomunikasi yang berperan penting dalam kesejahteraan masyarakat," ujarnya dipantau dari kanal YouTube TVP, Sabtu (9/11/2024).

Menurut Bambang, Prabowo memiliki target ambisius untuk membangun infrastruktur yang dapat langsung mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Sektor transportasi menjadi salah satu prioritas utama.
 
“Pak Prabowo ingin meningkatkan infrastruktur yang berkaitan dengan transportasi massal, seperti kereta api, kapal laut, dan pesawat. Ini sangat relevan mengingat Indonesia adalah negara kepulauan yang membutuhkan konektivitas antar wilayah yang kuat,” tambahnya.

Pembangunan transportasi massal diharapkan dapat memperlancar distribusi barang dan jasa di seluruh Indonesia. Saat ini, konektivitas antar wilayah masih menjadi kendala utama bagi pemerataan ekonomi, terutama di daerah-daerah terpencil.
 
Bambang menyebutkan bahwa proyek-proyek transportasi massal, seperti kereta api jalur ganda (double track), akan mendapat perhatian khusus dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.

Bambang juga menyebutkan pentingnya perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai aspek integral dari pembangunan. "Sumber daya manusia adalah aset terbesar negara ini. Oleh karena itu, Pak Prabowo berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM melalui perbaikan gizi, pendidikan, dan kesehatan. Ini akan mendukung daya saing Indonesia di kancah internasional,” katanya.

Sebagai langkah awal, pemerintah berencana meningkatkan alokasi APBN untuk belanja infrastruktur. Bambang optimis bahwa belanja APBN yang tepat sasaran akan memberi dampak positif pada pertumbuhan ekonomi.
 
“Target pertumbuhan ekonomi kedepannya mencapai 8 persen, dan ini bisa dicapai jika infrastruktur yang dibangun memang berdampak langsung pada ekonomi rakyat,” tuturnya.

Pembangunan hub transportasi laut dan udara juga menjadi salah satu fokus yang diusung Prabowo. Konsep hub ini diharapkan dapat mengoptimalkan distribusi logistik antarwilayah dan menurunkan biaya pengiriman, sehingga harga barang dapat lebih terjangkau di daerah terpencil.
 
"Pembangunan hub akan memberdayakan jalur laut dan udara secara maksimal, sehingga logistik tidak hanya bergantung pada jalur darat," jelas Bambang.

Selain transportasi, infrastruktur kelistrikan dan telekomunikasi juga menjadi prioritas agar semua wilayah, termasuk pelosok, dapat terhubung. Menurut Bambang, infrastruktur kelistrikan yang stabil akan mendukung industri kecil menengah (IKM) untuk berkembang di daerah, sehingga mendorong terciptanya lapangan kerja baru di tingkat lokal.

Sebagai bagian dari komitmen pemerintah, pembangunan infrastruktur ini juga akan menyasar kawasan-kawasan yang selama ini tertinggal. “DPR mendorong agar pemerintah secara serius meningkatkan infrastruktur di wilayah-wilayah terpencil, yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau oleh pembangunan,” lanjut Bambang.

Dengan dukungan penuh DPR, diharapkan program pembangunan infrastruktur dalam pemerintahan Prabowo-Gibran dapat berjalan sesuai target dan membawa perubahan nyata bagi masyarakat.
 
Terutama di wilayah-wilayah terpencil yang membutuhkan konektivitas untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial mereka. Pemerintah optimis bahwa visi infrastruktur ini tidak hanya akan meningkatkan konektivitas, tetapi juga memperkuat daya saing Indonesia di masa depan.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa