MRT Jakarta Gandeng Sojitz Corporation Bangun Rel Kereta dan Persinyalan Fase 2A Bundaran HI-Kota

AKURAT.CO PT MRT Jakarta telah meneken kesepakatan kerja sama dengan Sojitz Corporation untuk pembangunan rel kereta dan persinyalan fase 2A Bundaran HI-Kota, dengan nilai mencapai Rp4,7 triliun.
Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, mengungkapkan bahwa proyek ini diharapkan selesai pada akhir 2029.
"Tender proyek ini mengalami beberapa kegagalan sejak 2020," ujar Tuhiyat di sela menyebutkan bahwa perang Ukraina dan ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Cina menjadi penyebabnya, Jakarta, Rabu (17/4/2024).
Baca Juga: Mastercard Gandeng MRT Jakarta Tingkatkan Pengalaman Penumpang
Kemudian, Tuhiyat menegaskan bahwa proyek ini telah melalui proses lelang sejak 2023 dan menggunakan skema International Competitive Bidding (ICB).
Meskipun demikian, progres konstruksi fase 2A baru mencapai 33,36%, dengan konstruksi Stasiun MRT Jakarta Monas hingga Stasiun MRT Jakarta Mangga Besar baru mencapai 28%.
Dia juga merencanakan peletakan batu pertama untuk konstruksi fase 3 pada Agustus 2024, yang akan menghubungkan Balaraja di Provinsi Banten hingga Cikarang di Provinsi Jawa Barat.
Terkait pendanaan proyek, MRT Jakarta sedang mempersiapkan proposal pengajuan pinjaman yang akan diserahkan ke pihak perbankan pada April 2024. Salah satu sumber dana proyek tersebut adalah Asian Development Bank.
Meskipun demikian, Tuhiyat belum memastikan apakah kontraktor untuk fase 3A akan berasal dari Jepang, meskipun telah melakukan komunikasi dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).
Proyek konstruksi fase 3 akan dibagi menjadi dua tahap, dengan tahap pertama direncanakan dimulai pada Agustus 2024 dari Medan Atria hingga Tomang, sepanjang 24,5 kilometer. Tahap kedua akan melibatkan pembangunan dari Tomang ke Kembangan sepanjang 9 kilometer.
"Kami berharap tidak akan ada tantangan signifikan dalam pelaksanaan proyek MRT Jakarta fase 3," tambahnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









