OneSmile Sinar Mas Land Raih Penghargaan IN-Apps 2026, Apa yang Membuat Aplikasi Smart City Ini Berbeda?

AKURAT.CO Bayangkan kebutuhan sehari-hari di sebuah kawasan kota seperti membayar tagihan, mencari informasi transportasi, memesan fasilitas olahraga, sampai menemukan promo merchant, bisa diakses dari satu aplikasi. Pola seperti ini membuat aplikasi kawasan tidak lagi sebatas kanal komunikasi antara pengembang dan penghuni.
Konsep tersebut menjadi salah satu yang ditawarkan OneSmile, community app yang dikembangkan Sinar Mas Land. Sejak diluncurkan pada 2021, aplikasi ini telah digunakan di BSD City dan Grand City Balikpapan dengan jumlah pengguna lebih dari 100.000 orang.
OneSmile kemudian mendapat penghargaan Private Sector Innovation/Corporate Smart Initiative/Commercial Solution Provider dalam ajang IN-Apps 2026 Digital Application Award pada 14 September 2026. Penghargaan tersebut diterima oleh Chief Executive Officer OneSmile, Yohanes Zega, di Nusantara Hall, ICE BSD City.
Apa yang Membuat OneSmile Berbeda?
OneSmile berbeda dari aplikasi kawasan yang hanya berfungsi sebagai kanal administratif karena menggabungkan berbagai kebutuhan pengguna dalam satu platform. Layanannya mencakup pembayaran IPL dan air, forum komunitas, pemesanan fasilitas, program loyalty, merchant, kanal pemasaran UMKM, informasi transportasi, CCTV, hingga chatbot berbasis AI bernama Tanya OSA.
Dengan kata lain, fungsi OneSmile tidak berhenti pada hubungan antara penghuni dan pengelola kawasan. Aplikasi ini juga mempertemukan aktivitas komunitas, mobilitas, hiburan, layanan kawasan, dan kegiatan ekonomi dalam satu ekosistem digital.
Pendekatan tersebut penting dalam melihat konsep smart city dari sisi yang lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari. Infrastruktur digital tidak hanya berbentuk teknologi yang bekerja di belakang layar, tetapi juga dapat hadir melalui aplikasi yang menjadi pintu masuk warga untuk mengakses berbagai layanan kawasan.
OneSmile Bukan Sekadar Aplikasi untuk Bayar IPL
Salah satu fungsi dasar OneSmile adalah menyediakan informasi tagihan dan pembayaran Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) serta air. Fitur semacam ini memang bersifat administratif, tetapi menjadi fondasi agar aplikasi memiliki kegunaan rutin bagi penghuni.
Perbedaannya mulai terlihat ketika layanan tersebut ditempatkan berdampingan dengan fungsi lain. Pengguna tidak hanya datang ke aplikasi ketika ingin menyelesaikan urusan tagihan, tetapi juga dapat menggunakannya untuk berinteraksi dengan komunitas atau mengakses layanan kawasan lainnya.
OneSmile menyediakan forum komunitas antarwarga. Fitur tersebut membuat aplikasi memiliki dimensi sosial karena platform tidak hanya menjadi tempat transaksi antara pengguna dan pengelola, tetapi juga menyediakan ruang interaksi bagi masyarakat di dalam kawasan.
Bagi pengguna, integrasi semacam ini dapat mengurangi kebutuhan untuk berpindah-pindah kanal ketika kebutuhan yang muncul masih berkaitan dengan kawasan tempat mereka tinggal atau beraktivitas.
Ada Loyalty, Merchant, hingga Kanal untuk UMKM
Ekosistem OneSmile juga masuk ke ranah konsumsi dan kegiatan ekonomi. Melalui fitur Loyalty, pengguna memperoleh poin dan voucher yang dapat digunakan untuk mendapatkan produk food and beverage serta hiburan dari merchant yang berpartisipasi.
Pada titik ini, aplikasi kawasan memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar penyedia informasi. Aktivitas pengguna dapat terhubung dengan pelaku usaha yang berada dalam ekosistem kawasan.
OneSmile juga menyediakan kanal pemasaran bagi pelaku UMKM. Kehadiran fitur tersebut memperluas kelompok yang dapat memanfaatkan platform karena pengguna aplikasi bukan satu-satunya pihak yang mendapatkan ruang di dalam ekosistem digital.
Bila dilihat secara sederhana, alurnya dapat membentuk hubungan antara pengguna, merchant, dan UMKM. Pengguna memperoleh akses terhadap penawaran dan informasi, sementara pelaku usaha mendapatkan kanal untuk menjangkau masyarakat di kawasan.
Namun, belum terdapat data dalam narasi mengenai nilai transaksi atau kontribusi ekonomi yang dihasilkan fitur tersebut. Karena itu, fungsi OneSmile dalam konteks ekonomi lebih tepat dilihat sebagai kanal penghubung, bukan langsung disimpulkan sebagai mesin pertumbuhan ekonomi kawasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 6Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 7Gerindra Buka Pintu Koalisi 2029, Begini Respons PDIP
- 8Prediksi Skor Sevilla vs Barcelona 20 September 2026: Blaugrana Diprediksi Menang
- 9Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta
- 10Nama BRAN Diganti Jadi LPRA dalam RUU Reforma Agraria




