Akurat Logo

Brasil Gugat Discord Rp1,6 Triliun karena Diduga Gagal Lindungi Anak

Fitra Iskandar | 27 Agustus 2026, 08:58 WIB
Brasil Gugat Discord Rp1,6 Triliun karena Diduga Gagal Lindungi Anak
Discord - Unsplash

AKURAT.CO Pemerintah Brasil menggugat platform komunikasi Discord ke pengadilan federal dan menuntut ganti rugi sebesar 500 juta real Brasil atau sekitar USD 97 juta. Gugatan tersebut diajukan atas dugaan kegagalan Discord dalam melindungi anak-anak dari konten dan aktivitas berbahaya di platformnya.

Langkah hukum ini diumumkan pada Rabu (27/8/2026), setelah kasus bunuh diri seorang remaja pada Juli lalu dikaitkan dengan aktivitas di Discord. Kasus tersebut mendorong pemerintah Brasil meningkatkan pengawasan terhadap keamanan anak di ruang digital.

Kantor Jaksa Agung Negara yang mewakili Presiden Luiz Inacio Lula da Silva mengatakan tuntutan ganti rugi diajukan atas dugaan kerugian psikologis secara kolektif yang terjadi karena Discord membiarkan lingkungan digital yang tidak aman bagi anak dan remaja.

Brasil Soroti Sistem Verifikasi Usia Discord

Dalam gugatan setebal 25 halaman yang diperoleh Associated Press, pemerintah Brasil menyebut terdapat kelemahan serius dalam sistem verifikasi usia dan perlindungan pengguna di Discord.

Pemerintah menilai Discord telah melakukan pelanggaran terhadap sejumlah kewajiban dan aturan dalam hukum Brasil mengenai perlindungan khusus terhadap kelompok rentan, termasuk anak-anak dan remaja.

Selain meminta ganti rugi, pemerintah Brasil juga mendesak pengadilan memerintahkan Discord segera memperkuat sistem keamanan di platformnya. Langkah tersebut mencakup peningkatan fitur kontrol orang tua agar aktivitas anak dapat diawasi dengan lebih baik.

Discord juga diminta memperluas kerja sama dengan aparat penegak hukum Brasil serta menggunakan teknologi otomatis untuk mendeteksi dan menghapus konten yang dianggap berbahaya bagi pengguna, terutama anak-anak dan remaja.

Awal bulan ini, pemerintah Brasil juga mendesak Discord menghentikan layanan siaran langsung terkait penyelidikan kasus bunuh diri pada Juli tersebut.

Discord Sebut Gugatan Brasil Tidak Proporsional

Discord Brasil membantah tuduhan tersebut dan menyebut langkah pemerintah sebagai tindakan yang tidak proporsional.

Perusahaan mengatakan gugatan tersebut tidak secara akurat menggambarkan pendekatan Discord terhadap keamanan pengguna maupun kepatuhannya terhadap hukum Brasil.

Kasus ini menambah tekanan hukum terhadap Discord di berbagai negara. Dalam gugatan Brasil disebutkan bahwa perusahaan juga menghadapi perkara serupa di sejumlah negara bagian Amerika Serikat, termasuk Texas, Nevada, dan New Jersey.

Brasil Perketat Perlindungan Anak di Internet

Pemerintah Presiden Lula dan Mahkamah Agung Brasil tengah berupaya memperketat aturan penggunaan internet oleh anak-anak. Upaya tersebut berlangsung di tengah meningkatnya perhatian global terhadap keamanan anak di platform digital.

Sejumlah negara lain, termasuk Australia, Kanada, dan Indonesia, juga sedang mengembangkan kebijakan untuk meningkatkan perlindungan anak di dunia maya.

Ibu Negara Brasil Rosangela Lula da Silva, yang dikenal dengan nama Janja, pada 6 Agustus lalu bahkan menyerukan agar Discord dinonaktifkan. Seruan tersebut disampaikan setelah kasus bunuh diri yang diduga berkaitan dengan platform tersebut.

Menurut Kementerian Kehakiman Brasil, lima remaja telah ditangkap terkait kasus kematian tersebut.

Melalui gugatan terbaru, pemerintah Brasil kini menuntut Discord tidak hanya membayar ganti rugi, tetapi juga melakukan perubahan terhadap sistem keamanan dan perlindungan anak di platformnya.

Sumber: Indiatoday

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.