Akurat Logo

Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Usain Bolt, Kini Diuji Bekerja Seperti Manusia

Fitra Iskandar | 24 Agustus 2026, 08:49 WIB
Robot Humanoid China Kalahkan Rekor Usain Bolt, Kini Diuji Bekerja Seperti Manusia
Robot humanoid pecahkan rekor Usain Bolt - Xinhua/Huanzong

AKURAT.CO Robot humanoid China kembali mencuri perhatian dunia setelah dua robot mencatat waktu lari 100 meter yang lebih cepat dibandingkan rekor dunia manusia milik Usain Bolt.

Namun, kemampuan berlari cepat ternyata bukan tantangan terbesar bagi generasi baru robot humanoid. Ujian sesungguhnya justru dimulai ketika robot harus melakukan pekerjaan yang selama ini dikerjakan manusia, mulai dari mengemas barang di gudang, merakit komponen, mengisi daya kendaraan listrik, hingga memasang kabel dengan tingkat presisi tinggi.

Kemampuan tersebut diuji dalam World Humanoid Robot Games yang digelar selama lima hari di Beijing mulai Sabtu. Kompetisi ini menggabungkan pertandingan olahraga dengan simulasi pekerjaan di pabrik, restoran, perkantoran, serta skenario keadaan darurat.

Robot China Lari Lebih Cepat dari Usain Bolt

Dalam perlombaan lari 100 meter, dua robot humanoid berhasil mencatat waktu lebih cepat dari rekor dunia Usain Bolt, yaitu 9,58 detik.

Pencapaian tersebut menunjukkan perkembangan drastis dibandingkan kompetisi tahun sebelumnya. Pada 2025, robot yang menjadi pemenang nomor 100 meter masih membutuhkan waktu lebih dari 20 detik.

Meski mampu berlari dengan kecepatan tinggi, robot-robot tersebut masih menghadapi persoalan mendasar: bagaimana berhenti dengan aman.

Beberapa robot kesulitan mengerem setelah melewati garis finis dan bahkan menghantam matras tebal yang ditempatkan beberapa meter setelah garis akhir oleh panitia.

Robot dari model yang sama dengan juara lari 100 meter juga mencatat waktu 39,7 detik dalam nomor 400 meter. Catatan tersebut lebih cepat dibandingkan rekor dunia manusia milik atlet Afrika Selatan Wayde van Niekerk, yakni 43,03 detik.

51 Kompetisi Uji Kemampuan Robot

World Humanoid Robot Games menghadirkan 51 nomor pertandingan yang tidak hanya mengandalkan kemampuan atletik robot. Sebanyak 30 nomor dirancang menyerupai olahraga manusia, sedangkan 21 lainnya menggunakan skenario yang menggambarkan pekerjaan dan situasi di dunia nyata.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.