Apple Pangkas Ratusan Pekerjaan di Tim Siri dan Vision Pro

AKURAT.CO Apple dikabarkan memangkas lebih dari 200 posisi di sejumlah divisi, termasuk tim Siri dan Vision Pro. Upaya ini dilakukan ketika perusahaan tengah mengatur ulang fokus bisnisnya ke pengembangan kecerdasan buatan (AI) dan perangkat baru.
Sekitar 100 posisi yang terdampak berasal dari tim Vision Pro. Sementara itu, sekitar 100 posisi lainnya berasal dari tim Siri dan Intelligent Systems Experience, sebagaimana dikutip dari Bloomberg, Sabtu (22/8/2026).
Tim Intelligent Systems Experience berfokus pada integrasi teknologi AI ke berbagai perangkat Apple. Restrukturisasi tersebut disebut berkaitan dengan perubahan prioritas perusahaan dalam pengembangan AI.
Apple membenarkan adanya pengurangan posisi tersebut kepada Bloomberg. Perusahaan mengatakan perubahan dilakukan untuk mengembangkan bisnis dan menghadirkan pengalaman terbaik bagi pengguna.
Meski memangkas sejumlah posisi, Apple menyebut akan membuka peran baru sebagai bagian dari perubahan tersebut. Artinya, perusahaan tidak sepenuhnya menghentikan perekrutan, tetapi mengalihkan sumber daya ke bidang yang dianggap lebih penting.
Perubahan ini terjadi saat Apple menghadapi tantangan dalam pengembangan AI. Perusahaan tengah berupaya memperkuat posisi di bidang tersebut setelah persaingan dengan perusahaan teknologi lain semakin ketat.
Apple juga menghadapi kenaikan biaya produksi yang berkaitan dengan kebutuhan komponen untuk pengembangan teknologi AI. Kondisi tersebut turut menambah tekanan terhadap bisnis perangkat keras perusahaan.
Sebelumnya, Apple telah menaikkan harga sejumlah Mac dan iPad pada pertengahan tahun ini. Perusahaan juga memperkenalkan skema leasing untuk berbagai perangkat utamanya guna menjangkau lebih banyak konsumen.
Di tengah perubahan tersebut, Apple juga masih menghadapi persoalan hukum dengan OpenAI. Apple menuduh perusahaan pembuat ChatGPT itu mencuri rahasia dagang.
Pemangkasan di tim Siri dan Vision Pro menunjukkan perubahan prioritas Apple dalam menghadapi persaingan teknologi. Fokus perusahaan kini semakin mengarah pada AI dan perangkat baru yang dinilai memiliki peluang lebih besar untuk mendukung pertumbuhan bisnis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 5Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








