Kembali Menulis Kode, Mark Zuckerberg Turun Langsung Kembangkan AI Meta

AKURAT.CO CEO Meta, Mark Zuckerberg, kini mengambil cara tak biasa dalam menghadapi persaingan kecerdasan buatan (AI). Ia memindahkan meja kerjanya ke dalam lab AI perusahaan dan kembali aktif menulis kode secara langsung.
Kebijakan ini diungkap oleh Presiden Meta, Dina Powell McCormick, dalam sebuah forum ekonomi di Washington, D.C. Menurutnya, Zuckerberg kini bekerja berdampingan dengan tim AI, termasuk Alexandr Wang dan Nat Friedman.
"Mark benar-benar telah memindahkan mejanya dan duduk di laboratorium AI bersama Alex Wang dan Nat Friedman, dan dia membuat kode pemrograman sepanjang hari," katanya, dikutip dari Business Insider, Rabu (22/4/2026).
Namun di balik candaan tersebut, ada alasan strategis yang lebih dalam. Zuckerberg disebut ingin memahami teknologi AI secara langsung agar dapat menentukan arah pengembangan model AI Meta dengan lebih tepat.
Hal ini terjadi di tengah persaingan ketat industri AI global. Meta kini harus bersaing dengan pemain besar seperti OpenAI lewat ChatGPT, Anthropic dengan Claude, serta Google melalui Gemini.
Sebelumnya, laporan media menyebut Zuckerberg juga aktif meninjau hasil kerja tim dan meluangkan waktu hingga 5-10 jam per minggu untuk coding. Ia bahkan mengatur ulang tata letak kantor di Menlo Park agar lebih dekat dengan tim AI.
Meta sendiri telah menggelontorkan investasi besar untuk memperkuat divisi barunya, Superintelligence Labs. Perusahaan mengucurkan dana sekitar US$15 miliar (sekitar Rp257 triliun) ke Scale AI serta merekrut Alexandr Wang untuk memperkuat tim.
Selain itu, Nat Friedman juga direkrut untuk membantu memimpin pengembangan produk AI. Zuckerberg disebut terlibat langsung dalam proses perekrutan talenta di divisi ini.
Selama ini, Meta kerap dianggap tertinggal dalam pengembangan AI generatif dibanding pesaingnya. Namun perusahaan mulai menunjukkan progres lewat peluncuran model AI terbaru dari tim tersebut.
Produk bernama Muse Spark menjadi salah satu hasil awal yang mendapat respons positif. Peluncuran ini bahkan mendorong kenaikan saham Meta hingga sekitar 8 persen.
Zuckerberg menyebut peluncuran tersebut sebagai tonggak awal bagi Superintelligence Labs. Hal ini sekaligus menandai keseriusan Meta untuk mengejar ketertinggalan di tengah perlombaan AI yang semakin intens.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 7Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9KPK Geledah Kantor Bela Parahiyangan Investindo, Terkait Suap Kementerian ATR/BPN
- 10Kejagung Limpahkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ke JPU, Dakwaan Disiapkan







