Akurat Logo

Tak Lagi Hanya Lewat Google, AI Ubah Cara Orang Mencari Informasi di Internet

Winna Wandayani | 17 Maret 2026, 19:18 WIB
Tak Lagi Hanya Lewat Google, AI Ubah Cara Orang Mencari Informasi di Internet
Ilustrasi AI (Freepik)

AKURAT.CO Perkembangan kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah cara orang mencari informasi di internet. Jika sebelumnya pengguna mengandalkan mesin pencari seperti Google, kini semakin banyak yang langsung bertanya kepada AI untuk mendapatkan jawaban.

Perubahan ini terlihat dari munculnya berbagai layanan AI search seperti ChatGPT, Perplexity, Gemini dan Copilot. Platform tersebut membuat pengguna dapat mengajukan pertanyaan secara langsung dan memperoleh jawaban yang sudah dirangkum dari berbagai sumber.

Konsumen kini semakin sering menggunakan aplikasi AI untuk mencari dan mengevaluasi informasi. AI juga mulai dipakai untuk menemukan produk atau pengetahuan baru tanpa harus mengandalkan mesin pencari tradisional, sebagaimana dikutip dari McKinsey & Company, Senin (16/3/2026).

Dari Daftar Link ke Jawaban Langsung

Selama lebih dari dua dekade, mesin pencari bekerja dengan cara yang relatif sama. Pengguna mengetik kata kunci, lalu sistem menampilkan daftar halaman web yang dianggap relevan.

Model pencarian ini menjadi standar utama internet sejak awal 2000-an. Pengguna biasanya harus membuka beberapa situs untuk menemukan jawaban yang dibutuhkan.

Namun kehadiran AI membawa pendekatan yang berbeda dalam mencari informasi. Alih-alih menampilkan daftar link, AI mencoba memahami pertanyaan pengguna dan memberikan jawaban langsung.

Dikutip dari SentiSight.ai, teknologi ini didukung oleh model bahasa besar yang mampu membaca banyak sumber informasi sekaligus. Hasilnya kemudian dirangkum menjadi penjelasan yang lebih ringkas dan mudah dipahami.

Penggunaan AI untuk Mencari Informasi Terus Meningkat

Sejumlah riset menunjukkan penggunaan AI sebagai alat pencarian informasi terus meningkat. Laporan Bain & Company menemukan sekitar 68 persen pengguna AI memanfaatkan teknologi ini untuk meneliti dan merangkum informasi.

Sebagian pengguna lainnya juga memakai AI untuk mencari berita, rekomendasi produk, hingga informasi cuaca. Hal ini menunjukkan AI mulai menjadi alat pencarian yang digunakan dalam berbagai kebutuhan sehari-hari.

Selain itu, banyak pertanyaan kini dapat dijawab langsung oleh sistem AI tanpa harus membuka banyak situs web. Kondisi ini membuat proses mencari informasi menjadi lebih cepat dan praktis bagi pengguna internet.

Google Masih Dominan, tetapi Persaingan Meningkat

Meski AI semakin populer, mesin pencari tradisional masih mendominasi lalu lintas internet. Pertumbuhan chatbot AI memang cepat, tetapi search engine seperti Google masih menjadi pintu utama bagi banyak pengguna.

Dikutip dari The Times of India, perusahaan teknologi besar juga mulai menyesuaikan diri dengan tren ini. Google misalnya menambahkan fitur berbasis AI seperti AI Overviews dan Gemini untuk memberikan jawaban langsung di halaman pencarian.

Menurut eksekutif Google, AI membuat pengguna dapat melakukan pencarian yang lebih kompleks. Teknologi ini membuat orang tidak lagi bergantung pada kata kunci sederhana seperti sebelumnya.

Awal Era Baru Pencarian Informasi

Perubahan ini menandai awal evolusi cara manusia menemukan informasi di internet. Mesin pencari tidak lagi hanya menampilkan daftar situs, tetapi mulai berkembang menjadi sistem yang mampu memahami pertanyaan pengguna.

Teknologi AI membuat sistem dapat memberikan jawaban secara langsung. Meski belum sepenuhnya menggantikan mesin pencari tradisional, AI mulai membentuk cara baru dalam mencari informasi yang lebih cepat dan personal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.