Akurat Logo

Sony Serahkan Kendali Bisnis Bravia TV ke TCL China

Petrus C. Vianney | 25 Januari 2026, 19:42 WIB
Sony Serahkan Kendali Bisnis Bravia TV ke TCL China

AKURAT.CO Sony resmi menyerahkan kendali bisnis televisi Bravia kepada TCL China melalui pembentukan usaha patungan strategis. Dalam kesepakatan ini, Sony melepas 51 persen saham mayoritas dan mempertahankan 49 persen kepemilikan.

Usaha patungan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada April 2027 setelah memperoleh persetujuan regulator. Upaya ini menjadi perubahan besar dalam strategi bisnis hiburan rumah Sony.

Melalui kolaborasi ini, televisi bermerek Sony dan Bravia tetap dipasarkan ke konsumen global. Namun, produk tersebut akan menggunakan teknologi tampilan canggih yang dikembangkan oleh TCL.

Sony akan berkontribusi melalui keahlian di bidang kualitas gambar dan audio kelas atas. Selain itu, perusahaan Jepang ini juga menyumbangkan pengalaman dalam manajemen rantai pasokan dan pengembangan produk.

Sementara itu, TCL menghadirkan kekuatan produksi panel, rantai pasokan vertikal, serta jangkauan pasar internasional. Efisiensi biaya dari TCL diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk TV Bravia.

CEO Sony Kimio Maki menyebut kemitraan ini bertujuan menciptakan nilai baru bagi pelanggan di sektor hiburan rumah. Ketua TCL Electronics Du Juan menambahkan bahwa kolaborasi ini akan membantu kedua perusahaan mencapai skala bisnis yang lebih besar.

"Kami berharap untuk meningkatkan nilai merek kami, mencapai skala yang lebih besar dan mengoptimalkan rantai pasokan untuk memberikan produk dan layanan yang unggul kepada pelanggan kami," tambah Du Juan, dikutip dari Engadget, Minggu (25/1/2026).

Keputusan ini dinilai realistis di tengah ketatnya persaingan pasar TV global dengan margin keuntungan yang semakin tipis. Dengan menggabungkan kekuatan merek Sony dan teknologi TCL, Bravia diharapkan tetap bertahan sebagai TV premium di pasar dunia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.