Pengguna Windows 10 Masih Bisa Dapat Pembaruan Keamanan Gratis, Ini Caranya

AKURAT.CO Microsoft resmi menghentikan dukungan utama untuk Windows 10 pada 2025. Meski demikian, pengguna yang masih menggunakan sistem operasi ini tetap bisa menjaga keamanan perangkat melalui program Extended Security Updates (ESU).
Program ESU memberikan tambahan pembaruan keamanan selama satu tahun sebagai solusi sementara. Microsoft menegaskan kebijakan ini bertujuan memberi waktu bagi pengguna untuk beralih ke Windows 11 atau perangkat yang lebih baru.
Semua pengguna Windows 10 versi terbaru, yakni 22H2, dapat mengikuti program ini. Pembaruan keamanan akan tetap diberikan hingga 13 Oktober 2026, meskipun dukungan penuh sistem operasi telah berakhir.
Secara normal, pendaftaran ESU dikenakan biaya $30 (sekitar Rp500 ribuan). Namun, Microsoft menyediakan beberapa opsi gratis, termasuk bagi pengguna di Eropa serta pengguna di wilayah lain melalui metode tertentu.
Cara Mendapatkan Pembaruan Keamanan Gratis Windows 10
- Pastikan PC Anda menjalankan Windows 10 versi 22H2 dengan membuka Pengaturan > Sistem > Tentang.
- Masuk ke menu Pengaturan > Pembaruan Windows dan instal semua pembaruan terbaru. Pengguna juga harus memiliki hak akses administrator di perangkat.
- Kembali ke halaman Pembaruan Windows dan cari pemberitahuan tentang berakhirnya dukungan Windows 10 pada Oktober 2025.
- Klik tautan Pendaftaran Extended Security Updates (ESU) yang tersedia di bagian tersebut.
- Pada wizard pendaftaran, pilih opsi Cadangkan pengaturan PC Anda untuk mendapatkan pembaruan keamanan secara gratis.
- Masuk menggunakan akun Microsoft dan sinkronkan pengaturan Windows ke OneDrive melalui fitur Windows Backup.
- Sebagai alternatif, pengguna juga dapat menukarkan 1.000 poin Microsoft Rewards jika tidak ingin menggunakan OneDrive.
- Ikuti seluruh instruksi hingga proses selesai. Setelah aktif, PC akan tetap menerima pembaruan keamanan hingga Oktober 2026.
Perlu dicatat, opsi sinkronisasi OneDrive memiliki batas penyimpanan gratis sebesar 5 GB. Jika data melebihi kapasitas tersebut, pengguna mungkin perlu membeli tambahan ruang.
Dikutip dari laman resmi Microsoft, Jumat (1/2/2026), fitur pendaftaran ESU masih dirilis secara bertahap. Akibatnya, layanan ini belum bisa diakses oleh seluruh perangkat Windows 10.
Meski belum merata, program ESU tetap menjadi solusi sementara yang penting. Opsi ini membantu pengguna Windows 10 menjaga keamanan perangkat sebelum beralih ke Windows 11.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik







