FBI Peringatkan Pengguna iOS dan Android Soal Penipuan Baru Berkedok Pejabat Pemerintah

AKURAT.CO Federal Bureau of Investigation (FBI) baru saja mengeluarkan peringatan bagi pengguna iOS dan Android terkait maraknya penipuan terbaru. Modusnya melibatkan email dan telepon dari oknum yang mengaku sebagai pejabat pemerintah atau aparat penegak hukum.
Dalam rilis resmi dari kantor FBI Philadelphia, dijelaskan bahwa pelaku menyamar sebagai pejabat resmi untuk menipu korban. Mereka menghubungi korban dengan tujuan memeras informasi pribadi seperti data kartu kredit dan nomor jaminan sosial.
Salah satu trik yang digunakan pelaku adalah memalsukan ID penelepon agar terlihat seperti dari instansi resmi. Teknik ini membuat korban lebih mudah percaya dan akhirnya tertipu.
FBI menegaskan bahwa lembaga pemerintah tidak pernah meminta pembayaran, mengancam penangkapan, atau meminta transfer uang lewat kripto, rekening asing, atau kartu hadiah. Mereka juga tidak akan meminta bantuan dana besar untuk menangkap pelaku kejahatan.
Agar tidak menjadi korban, dikutip dari PhoneArena, Senin (7/4/2025), FBI menyarankan masyarakat untuk:
- Waspada terhadap panggilan dari nomor tak dikenal
- Tidak mengirim uang ke orang yang tidak dikenal atau tidak dipercaya
- Tidak memberikan informasi pribadi seperti nomor jaminan sosial kepada pihak yang mencurigakan
Pengguna ponsel disarankan untuk langsung menutup telepon jika menerima panggilan mencurigakan dan segera melaporkannya ke pihak berwenang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








