Akurat Logo

Getty Images dan Shutterstock Bergabung dalam Kesepakatan Senilai Rp59,9 Triliun

Petrus C. Vianney | 9 Januari 2025, 22:06 WIB
Getty Images dan Shutterstock Bergabung dalam Kesepakatan Senilai Rp59,9 Triliun

AKURAT.CO Getty Images dan Shutterstock, dua perusahaan raksasa di industri konten visual, telah sepakat untuk bergabung dalam sebuah kesepakatan senilai $3,7 miliar (sekitar Rp59,9 triliun).

Hal ini akan menciptakan perusahaan gabungan dengan portofolio lengkap, termasuk gambar diam, video, musik, konten 3D dan media lainnya.

"Dengan peningkatan permintaan yang cepat untuk konten visual yang menarik di seluruh industri, tidak pernah ada waktu yang lebih baik bagi kedua bisnis kami untuk bersatu," ujar Craig Peters, selaku CEO Getty Images, dikutip dari Nypost.com, Kamis (9/1/2025).

Dalam kesepakatan tersebut, pemegang saham Getty Images akan memiliki 54,7 persen saham perusahaan gabungan, sementara pemegang saham Shutterstock menguasai 45,3 persen.

Entitas gabungan ini akan dipimpin oleh Peters dan tetap terdaftar di Bursa Efek New York dengan simbol ticker 'GETY'.

Pengumuman merger ini langsung memicu kenaikan saham. Saham Getty Images melonjak hampir 60 persen dalam perdagangan pra-pasar, sedangkan saham Shutterstock naik sekitar 30 persen.

CEO Shutterstock, Paul Hennessy, menambahkan bahwa penggabungan ini akan menghasilkan sinergi yang signifikan, mempercepat inovasi dan meningkatkan arus kas.

Kedua perusahaan juga akan menggabungkan perpustakaan konten mereka untuk menawarkan lebih banyak opsi kepada pelanggan.

Kesepakatan ini juga memberikan opsi kepada pemegang saham Shutterstock, termasuk menerima uang tunai sekitar $28,85 (sekitar Rp467 ribuan) per saham atau kombinasi saham Getty Images dan tunai.

Dewan perusahaan gabungan akan terdiri dari 11 anggota, dengan mayoritas berasal dari Getty Images. Mark Getty, Ketua Getty Images saat ini, akan tetap menjabat sebagai ketua dewan perusahaan baru tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.