Cara Cegah Akun WhatsApp Disadap, Ikuti Langkah Ini

AKURAT.CO WhatsApp dikenal dengan keamanan tinggi yang mampu mengurangi risiko penyadapan atau peretasan akun. Salah satu fitur utamanya adalah enkripsi end-to-end yang melindungi percakapan pengguna sehingga tidak bisa diakses oleh pihak ketiga, termasuk WhatsApp sendiri.
WhatsApp juga menyediakan fitur verifikasi dua langkah yang menambah lapisan keamanan dengan meminta PIN selain kode OTP. Fitur ini menyulitkan akses tidak sah ke akun pengguna.
Meskipun dilengkapi dengan sistem keamanan canggih, akun WhatsApp tetap berisiko disadap jika pengguna tidak berhati-hati. Salah satu celah yang memungkinkan terjadinya penyadapan adalah fitur perangkat tertaut atau Linked Device.
Fitur Linked Device memungkinkan pengguna untuk mengakses akun WhatsApp di beberapa perangkat, seperti WhatsApp Web atau Desktop. Namun, jika pengguna login di perangkat asing dan lupa mengeluarkannya, akun bisa disalahgunakan.
Untuk memeriksa perangkat yang tertaut, dalam pantauan Akurat.co, Selasa (18/6/2024), berikut adalah caranya:
1. Buka menu 'Settings' atau 'Setelan' di aplikasi WhatsApp HP utama.
2. Klik menu 'Linked Device' atau 'Perangkat Tertaut'.
3. Periksa daftar perangkat yang tertaut dan lihat kapan akun terakhir aktif di masing-masing perangkat.
Jika menemukan perangkat asing, segera keluarkan dengan cara:
1. Buka menu 'Settings' atau 'Setelan' di aplikasi WhatsApp HP utama.
2. Klik menu 'Linked Device' atau 'Perangkat Tertaut'.
3. Pilih perangkat yang tidak dikenal dan klik 'Log Out'.
Untuk mencegah penyadapan, pastikan selalu login di perangkat pribadi dan segera keluar dari perangkat asing setelah digunakan. Berikut beberapa tips tambahan dari WhatsApp:
- Jangan bagikan kode OTP atau kode verifikasi kepada siapapun.
- Aktifkan verifikasi dua langkah untuk keamanan ekstra.
- Hindari mengklik tautan yang dikirim oleh nomor asing.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, akun WhatsApp Anda akan lebih aman dari risiko penyadapan. Pastikan selalu waspada dan jaga keamanan data pribadi Anda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini






