Akurat Logo

Operator Pelabuhan DP World Australia Kembali Online Pasca Serangan Siber

Petrus C. Vianney | 13 November 2023, 22:12 WIB
Operator Pelabuhan DP World Australia Kembali Online Pasca Serangan Siber

AKURAT.CO - Salah satu operator pelabuhan utama di Australia, DP World Australia, berhasil mengatasi serangan siber yang membuat operasionalnya lumpuh sejak Jumat. 

Dikutip Akurat.co dari Bbc.com, Senin (13/11/2023), terminal peti kemas DP World di Melbourne, Sydney, Brisbane dan Perth terganggu selama beberapa hari.

Meskipun gangguan tersebut tidak berdampak pada pasokan barang ke supermarket besar di Australia, DP World Australia memutuskan untuk menghentikan konektivitas internet di pelabuhannya.

Setelah berhasil menguji sistem-sistem utama, DP World Australia mengumumkan bahwa pelabuhan-pelabuhannya kembali beroperasi pada pukul 9 pagi waktu setempat. Sebanyak 5.000 kontainer dijadwalkan akan dipindahkan hari ini.

Baca Juga: Sederet Serangan Siber Saat Konflik Hamas Dan Israel, DDoS Hingga Peretasan Billboard Pro Hamas

Koordinator Keamanan Siber pemerintah, Darren Goldie, menyatakan bahwa operator ini telah membuat kemajuan bagus dalam memulihkan situsnya. Namun, belum ada identifikasi terhadap pelaku serangan siber tersebut.

Meskipun layanan telah dimulai kembali, DP World Australia tetap melakukan penyelidikan dan upaya remediasi untuk melindungi sistemnya dari serangan dunia maya.

Serangan siber ini juga memberikan dampak ganda pada DP World, memperparah situasi yang sudah sulit akibat pemogokan 24 jam oleh para pekerja sejak Oktober. 

Serikat Maritim Australia yang merundingkan kenaikan gaji pekerja memperpanjang aksi industri hingga 20 November.

Meskipun ada kekhawatiran terkait gangguan pasokan, Woolworths, salah satu jaringan supermarket, menyatakan bahwa mereka tidak mengantisipasi dampak langsung saat ini. 

Sementara itu, Australia secara keseluruhan mengalami peningkatan serangan siber sejak akhir tahun 2022. Pemerintah berencana untuk merombak undang-undang keamanan siber dan merilis peraturan yang lebih ketat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.