Waspada Penipuan WhatsApp Berkedok Undangan APK, Ini Yang Harus Dilakukan Jika Terlanjur Mengunduh Filenya

AKURAT.CO Kasus penipuan online melalui WhatsApp dnegan modus APK kini marak terjadi.
Penipuan WhatsApp dengan modus mengirimkan kartu undangan pernikahan dengan format APK.
Namun bagaimana apabila masyarakat sudah terlanjur menekan file APK pada WhatsApp-nya?
Baca Juga: Hadiri WhatsApp Business Summit 2023, Mendag: Platform Digital Harus Bermanfaat Dan Tak Rugikan UMKM
Sejumlah tips ini bisa dilakukan kamu untuk melindungi.
1. Putuskan Sambungan Internet
Apabila terlanjur mengunduh file APK tersebut, segera matikan semua koneksi dengan mengaktifkan mode pesawat.
Dengan koneksi intern yang terputus, pelaku penipuan yidak bisa mengakses ponsel dan pengambilan data pribadi bisa dihindarkan.
2. Hapus Data dan Cache aplikasi bodong
Langkah kedua, kamu bisa bersihkan data dan cache aplikasi bodong yang ada di handphone kamu.
Baca Juga: Bantu Digitalisasi UMKM, Zulhas Apresiasi Whatsapp Business
Dengan langkah ini, pelaku penipuan tidak mampu mengakses aplikasi digital banking maupun dompet digital di handphone kamu.
3. Hapus Aplikasi Bodong di Handphone
Jika terlanjur mengunduh file APK, kamu bisa menghapus file tersebut dan memformat ulang handphone ke setelan pabrik jadi solusi tepat.
4. Mengubah Username, Pin dan Password Akun Penting di Handphone
Segera ubah dan hanti beberapa item mulai dari username, pin, dan password mobile banking dan email pribadi.
Hal ini bertukuan untuk mengubah semua data transaksi, sehingga dapat mencegah adanya transaksi yang dilakukan oleh pelaku kejahatan.
Selain langkah-langkah tersebut, ada beberapa hal yang harus kamu perhatian untuk menjaga data pribadi kamu tetap aman di antaranya.
1. Mengganti kata sandi secara berkala pada akun social media dan digital banking.
2. Mengaktifkan otentikasi dua faktor pada akun-akun social media.
3. Non-aktifkan fitur download otomatis pada aplikasi WhatsApp agar pesan penipuan dengan modus APK tidak langsung diunduh secara otomatis.
4. Penggunaan WiFi yang terbuka untuk umum.
5. Hindari mengunduh aplikasi yang sembarangan dan ilegal.
6. Hindari klik tautan yang mencurigakan.
Perlu diingan bahwa penggunaan digital harus waspada terhadap modus penipuan online yang ada. Selalu berhati-hari dan waspada terhadap modus penipuan online dengan melakukan hal-hal di atas.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi






