Waspadai Email Phishing dan File APK Palsu, Ini Ciri-cirinya

AKURAT.CO - Dalam era digital yang semakin canggih, keamanan online menjadi prioritas utama bagi siapa pun yang menggunakan internet.
Salah satu ancaman yang seringkali mengintai pengguna adalah email phishing dan file APK palsu yang dikirim oleh pihak asing.
Email phishing adalah upaya untuk mendapatkan informasi pribadi, seperti akun dan data keuangan dengan cara mengelabui korban yang menggunakan email. Dikutip dari keterangan tertulis Permata Bank, berikut adalah beberapa ciri-ciri email phishing yang perlu diwaspadai:
1. Ejaan atau tata bahasa yang buruk
Email pishing seringkali memiliki kesalahan ejaan atau tata bahasa yang mencolok. Ini adalah tanda peringatan yang pertama.
2. Link atau tautan mencurigakan
Email tersebut mungkin berisi tautan yang mencurigakan yang mengarah ke situs web palsu yang dirancang untuk menipu korban. Jangan pernah mengklik tautan semacam itu.
Baca Juga: Waspada! Ini Cara Uang di Rekening Anti Tersentuh Kejahatan Phishing
3. Domain email yang tidak profesional
Perhatikan domain email pengirim. Email resmi permata bank dapat dikenali dengan domain @permatabank.co.id. Jika domain email terlihat mencurigakan, waspadailah.
4. Website palsu
Penipu seringkali membuat salinan palsu dari situs web asli. Selalu periksa situs web, tautan dan identitas pengirim sebelum memberikan informasi pribadi.
5. Pesan darurat
Email phishing sering mencoba menekan korban dengan menciptakan rasa darurat. Jika Anda merasa tekanan untuk segera mengambil tindakan, pertimbangkan dengan hati-hati sebelum melakukannya.
Selain melalui email, penipu juga menggunakan WhatsApp sebagai medium untuk mencuri data pribadi, termasuk data perbankan. Saat ini, file yang dikirim tidak hanya berupa file APK, tetapi juga dapat berbentuk PDF, pesan suara/voice notes dan file tanpa nama. Jika Anda telah terlanjur mengunduh atau membuka file-file ini, langkah-langkah berikut dapat membantu Anda:
1. Matikan Jaringan Ponsel
Putuskan koneksi internet pada perangkat Anda dan hapus aplikasi yang mencurigakan.
2. Tidak Memberikan Izin
Jangan memberikan izin akses terhadap kontak atau penyimpanan media di perangkat Anda.
3. Lakukan Pemeriksaan Keamanan
Gunakan perangkat lunak antivirus/antimalware untuk memeriksa perangkat Anda atau pertimbangkan untuk mengembalikan perangkat ke pengaturan awal (factory reset).
4. Ganti Password dan PIN
Secara berkala, ubah kata sandi dan PIN Anda. Ini akan membantu meningkatkan keamanan akun Anda.
5. Hubungi Call Center
Jika Anda merasa memerlukan bantuan lebih lanjut, segera hubungi call center bank Anda untuk mengganti password, PIN atau bahkan memblokir rekening Anda jika diperlukan.
Penting untuk selalu waspada dan berhati-hati saat berurusan dengan email dan pesan yang mencurigakan. Keamanan online adalah tanggung jawab bersama kita, dan dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat melindungi diri Anda dari ancaman online yang berbahaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




