Akurat Logo

5 Kontroversi Twitter Sejak Dipegang Elon Musk, Dari Centang Biru Hingga Logo Baru

| 7 Agustus 2023, 08:57 WIB
5 Kontroversi Twitter Sejak Dipegang Elon Musk, Dari Centang Biru Hingga Logo Baru

AKURAT.CO Elon Musk kembali tuai kritik usai kebijakan terbarunya mengubah logo pada Twitter dari burung biru menjadi huruf X. Banyak warganet yang menilai bahwa Twitter sudah sangat identik dengan logo burung biru. Hingga saat ini sudah ada beberapa kontroversi Twitter yang terjadi.

Musk sendiri mulai mengakuisisi dan menjadi pemegang saham terbesar Twitter sejak Maret 2022 lalu. Sejak saat itu juga ia sudah melakukan beberapa perubahan yang dinilai kontroversial. 

Dikutip dari beberapa sumber pada Senin (7/8/2023), berikut beberapa kontroversi Twitter sejak dipegang oleh Elon Musk:

Kontroversi Twitter Sejak Dipegang Elon Musk

1. Pemecatan besar-besaran

Pada bulan April 2023 lalu, Musk melakukan pemecatan besar-besaran terhadap 80 persen karyawannya. Pemecatan tersebut dilakukan karena arus kas negatif di Twitter yang menurutnya jika dibiarkan maka Twitter akan bertahan hanya empat bulan saja.

Hal tersebut menjadi bahan perbincangan para warganet, ia dianggap tidak memikirkan nasib 6.000 karyawan yang menganggur setelah pemecatan. 

Tak hanya pada karyawan biasa, pemecatan tersebut juga dilakukan terhadap petinggi-petinggi Twitter seperti CFO Ned Segal, Kepala Kebijakan Vijaya Gadde dan CEO Parag Agrawal.

2. Centang biru berbayar

Kontroversi Twitter di bawah kepemimpinan Musk juga terjadi ketika akun centang biru (verification beach) diharuskan untuk membayar. 

Awalnya, centang biru merupakan salah satu fitur atau tanda verifikasi untuk akun milik tokoh terkenal atau organisasi ternama. Kini fitur tersebut dapat digunakan oleh semua pengguna Twitter dengan membayar USD8 per bulan.

Kebijakan tersebut langsung dihujani kritikan dari berbagai pihak, dinilai akan mempersulit pengguna dalam membedakan akun asli dan palsu.

3. Menghidupkan kembali akun Donald Trump

Selama menjabat sebagai presiden, Donald Trump adalah salah satu pengguna Twitter yang sering membuat unggahan kontroversial. Hal tersebut membuatnya dikucilkan hingga diblokir permanen dari Twitter sejak Januari 2021 lalu.

Namun, beberapa minggu setelah Twitter diambil alih Elon Musk, akun Donald Trump kembali diaktifkan dan diizinkan untuk digunakan. 

Kejadian itu menambah daftar kontroversi Twitter dibawah naungan Musk karena banyak pihak yang khawatir terhadap cuitan-cuitan dari mantan presiden Amerika serikat.

4. Menghilangkan fitur autentikasi dua faktor SMS

Kontroversi Twitter selanjutnya terjadi pada bulan Maret 2023 setelah Twitter resmi mengumumkan bahwa akan mematikan autentikasi dua faktor lewat SMS. Fitur ini merupakan pengamanan ekstra yang disediakan oleh Twitter. 

Pada akhirnya hanya berlaku untuk akun Twitter Blue yang membayar Rp120 ribu per bulan. Pengguna Twitter yang memilih fitur autentikasi SMS nantinya akan direkomendasikan agar memilih opsi lain.

5. Merubah logo burung menjadi X

Baru-baru ini Elon Musk kembali membuat kontroversi Twitter atas kebijakannya mengganti logo perusahaan tersebut dari burung biru menjadi X. 

Tidak sedikit warganet yang kontra dan memprotes kebijakan tersebut karena menurut mereka Twitter sudah lekat dengan logo burung biru. Hastag #RIPTwitter, #LogoTwitter hingga #Twitterjelek pun jadi trending topik.

Bukan hanya di media sosial, Logo X yang diletakkan tepat di atap kantor pusat Twitter juga diprotes tetangga. Logo tersebut dikeluhkan oleh masyarakat sekitar karena lampu-lampu yang memancarkan cahaya putihnya membuat silau.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.