Akurat Logo

Jangan Lewatkan, Ini Fenomena Astronomi Sepanjang September 2022

Muhammad Ghifani Ramadifa | 6 September 2022, 04:56 WIB
Jangan Lewatkan, Ini Fenomena Astronomi Sepanjang September 2022

AKURAT.CO Layaknya bulan-bulan sebelumnya, di bulan September 2022, kamu akan kembali menikmati berbagai penampakan fenomena langit atau astronomi yang menarik.

Bagi kamu penggemar astronomi, berbagai fenomena ini tentunya sayang untuk dilewatkan. Sejumlah fenomena langit sepanjang September 2022 ini ada yang bisa kamu saksikan dengan jelas dan ada juga yang tidak. 

Lalu, fenomena apa saja yang akan terjadi pada bulan ini? Berikut daftar fenomena langit yang bisa kamu saksikan sepanjang September 2022, dilansir dari laman Space Tourism Guide.

1 September: Puncak Hujan Meteor Arigid

Auriga merupakan salah satu rasi bintang musim dingin yang terdiri dari bintang-bintang besar yang terang dan mudah dikenali di langit. Fenomena ini terbilang sebagai hujan meteor yang kecil karena kecepatan maksimumnya hanya  sekitar enam meteor per jam. 

7 September: Asteroid 3 Juno di Oposisi

Pada malam 7 September, asteroid 3 Juno akan mencapai oposisi. Di mana, ia akan berada di sisi berlawanan Bumi dari Matahari, sehingga terlihat terang benderang dan lebih mudah dikenali daripada waktu lain dalam setahun. 

3 Juno merupakan asteroid ketiga yang ditemuka pada tahun 1804 oleh astronom Jerman Karl Harding. Asteroid ini adalah salah satu dari 20 asteroid terbesar secara keseluruhan dan dua asteroid tipe batu terbesar di sabuk asteroid utama.

Meskipun 3 Juno lebih besar dari banyak asteroid, ia masih cukup kecil, dan kamu memerlukan teleskop atau teropong untuk melihat fenomena ini.

8 September: Konjungsi Bulan dan Saturnus

Setelah fenomena Asteroid 3 Juno, hari berikutnya Saturnus dan Bulan akan tampak berdekatan di langit pagi pada tanggal 8 September. Fenomena ini disebut dengan konjungsi. Paling dekat, keduanya akan terpisah 3°56′ di langit.

Mengingat peristiwa ini terjadi pada pagi hari, bisa jadi kamu juga melihatnya di sesi yang sama dengan fenomena asteroid 3 Juno. Namun, Bulan mendekati fase penuhnya dan akan terang benderang (96 persen), sehingga bisa mempersulit untuk melihat berbagai peristiwa astronomi ini.

9 September: Puncak Hujan Meteor Perseid

Pada tanggal 9 September, kamu akan disuguhkan dengan fenomena hujan meteor Perseid. Meski namanya sama, kemungkinan besar meteor yang jatuh ini tidak sama seperti Perseid di bulan Agustus lalu. Sebaliknya, meteor di bulan ini hanya tampak memancar dari titik yang sama di langit malam.

11 September: Konjungsi Bulan dan Jupiter

Fenomena berikutnya kamu akan disuguhkan dengan fenomena Bulan dan Yupiter akan menyatu dan tampak berdekatan di langit. Keduanya, hanya akan berjarak 1°48′.

14 September: Okultasi Bulan Uranus

Pada 14 September, Bulan akan lewat di depan Uranus dan fenomena ini akan terlihat di seluruh Eropa, Kaukasus, dan Afrika Utara. Jika berada di wilayah itu, kamu bisa melihat okultasi ini. Namun, kamu membutuhkan teleskop untuk bisa menikmati fenomena yang satu ini.

16 September: Konjungsi Bulan dan Mars

Saat Bulan mulai bergeser kembali ke fase barunya, akan ada peristiwa astronomi yang layak dilihat di langit malam bulan September. Bulan dan Mars akan berada di konjungsi dan muncul dekat satu sama lain di langit. Keduanya akan berjarak 3°36′ pada jarak terdekatnya, sehingga mudah dikenali.

22 September: Ekuinoks September

Ekuinoks September disebut  juga 'ekuinoks musim gugur' di belahan bumi utara dan 'ekuinoks musim semi' di belahan bumi selatan. Hal tersebut menandakan titik di mana bumi mengalami panjang siang dan malam yang kira-kira sama.

26 September: Jupiter di Oposisi

Pada 26 September 2022, untuk kedua kalinya dan terakhir kalinya kita bisa melihat Jupiter di langit. Jupiter akan mencapai oposisi dan diterangi oleh Matahari di seberangnya di langit.

Jupiter selalu cerah dan mudah dikenali, sehingga 26 September bisa dikatakan jadi malam yang luar biasa. Untuk bisa menikmati fenomena ini, kamu perlu bantuan teropong agar bisa melihatnya dengan lebih jelas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.