AKURAT.CO Banyaknya limbah elektronik membuat Amerika Serikat akhirnya menerapkan penggunaan standar charger.
Pemerintah akan membuat atau menghadirkan satu perangkat charger namun dapat digunakan ke semua handphone baik android maupun iPhone.
Dikutip dari Engadget, Selasa (21/6/2022), keputusan Amerika tersebut mengikuti jejak dari negara Eropa. Terbukti dapat mengurangi banyaknya limbah elektronik.
Dikatakan Senator AS Ed Markey, Elizabeth Warren, dan Bernie Sanders, saat ini pihaknya mengirim surat kepada Menteri Perdagangan Gina Raimondo yang meminta lembaga pemerintahan menyiapkan regulasi tersebut.
"Uni Eropa bertindak dengan port pengisian," kata para senator.
Lebih lanjut, Amerika Serikat pun mulai mengikuti jejak tersebut guna mengurangi dampak lingkungan dari pengisi daya, sambil meningkatkan kenyamanan bagi pengguna.
Standar pengisi daya secara teori memang akan mengurangi limbah elektronik dengan memungkinkan orang menggunakan kembali kabel dan adaptor yang ada untuk perangkat baru.
Hal ini tentunya dapat membantu para konsumen untuk lebih irit dalam membeli charger tambahan.
Namun, para senator tidak menentukan USB-C sebagai standar charger yang mereka minta, meskipun kemungkinan besar perangkat tersebut yang akan dipilih.
Sementara itu, Eropa akan memberlakukan USB-C mulai tahun 2024 sebagai port charger standar.
Dengan adanya Teknologi port tersebut dirancang agar dapat mengakomodasi semua perangkat, mulai dari handphone dan earbud hingga laptop kelas atas.
USB-C juga akan memberikan pengisian cepat dan dukungan aksesori.
Kritikus dan beberapa perusahaan telah lama mendorong vendor untuk membuat standar pengisi daya.
Apple terutama mengklaim pengisi daya universal akan merusak inovasi dengan membatasi potensi kemajuan teknis, dan diduga akan meniadakan pengurangan limbah elektronik dengan memaksa banyak pengguna perusahaan untuk mengganti kabel Lightning para pengguna.
Produsen device seperti Apple mungkin tidak punya banyak pilihan selain beralih mengingat langkah Eropa dan standar AS hanya akan memperkuat keputusan itu.
Diketahui, sebelumnya, perusahaan Apple akan merubah perangkat chargernya ke USB-C untuk jajaran iPhone dan iPad pada 2023 mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini




