PayPal Hadirkan Sejumlah Layanan Gratis Bagi Penggunanya di Ukraina

AKURAT.CO PayPal yang merupakan platform pembayaran virtual, menggratiskan biaya untuk sejumlah layanannya bagi pengguna di Ukraina. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan mereka terhadap Ukraina setelah diserang oleh Rusia.
Menurut laporan dari The Verge, pengguna PayPal di Ukraina dapat mengirim dan menerima dana di PayPal dan Xoom tanpa biaya tambahan. Perusahaan juga tidak akan mengenakan biaya normal untuk kedua transaksi tersebut.
Selain itu, layanan gratis yang diberikan PayPal juga berlaku untuk melakukan transfer uang dari rekening pengguna ke kartu Mastercard dan Visa. Pengguna di Ukraina bisa mengirim dan menerima dana dalam mata uang dolar Amerika Serikat dan Kanada, poundsterling, dan euro.
PayPal juga menjelaskan bahwa layanan gratis ini juga berlaku bagi warga negara Ukraina yang menyelamatkan diri ke luar negeri. Dengan catatan, mereka menggunakan akun PayPal Ukraina.
Sebelum layanan baru ini berlaku, pengguna PayPal di Ukraina hanya bisa mengirim uang secara lintas batas negara, tapi belum bisa menerima. PayPal sendiri tidak secara langsung menjawab mengapa mereka tidak dapat menerima uang sebelumnya. Juru bicara perusahaan Tom Hunter hanya mengatakan bahwa berdasarkan sejumlah faktor, fungsi dari PayPal ini bervariasi tergantung pasarnya.
Layanan gratis yang diberikan PayPal hanya berlaku hingga 30 Juni 2022. Meskipun begitu, PayPal akan mengevaluasi lagi kebijakan ini dengan melihat situasi terkini perang antara Rusia dan Ukraina.
Wakil Perdana Menteri di Kementerian Transformasi Digital Ukraina, Mykhailo Fedorov sendiri secara aktif menjangkau banyak perusahaan teknologi, meminta mereka untuk membantu Ukraina dan memutus layanan ke Rusia. Menurut surat yang dia posting ke Twitter, dia juga telah menghubungi PayPal meminta mereka untuk memperluas layanan di negara tersebut sebelum PayPal melakukan perubahan layanan untuk Ukraina.
Fedorov juga telah berhasil meminta bantuan dari perusahaan seperti SpaceX. Di mana dirinya me-mention di Elon Musk dan memintanya untuk memasok Ukraina dengan layanan internet Starlink. Tidak butuh waktu lama, Elon Musk memenuhi janjinya untuk mengirimkan terminal Starlink ke Ukraina.
Sebelumnya, PayPal juga berhenti menerima pengguna baru asal Rusia setelah perang dimulai. Mereka juga menghentikan banyak layanan mereka di negara tersebut. Selain PayPal, Google dan Apple juga menghentikan layanan pembayaran mereka di Rusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini



