Akurat Logo

APP Sinar Mas Manfaatkan Teknologi Satelit Tuk Pelestarian Hutan Hujan Indonesia

| 3 Maret 2019, 13:45 WIB
APP Sinar Mas Manfaatkan Teknologi Satelit Tuk Pelestarian Hutan Hujan Indonesia

AKURAT.CO, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas memanfaatkan teknologi Forest Alert Services (FAS) berbasis luar angkasa untuk memantau hilangnya tutupan hutan di kawasan konservasi, termasuk di wilayah pemasok kayu pulp APP Sinar Mas. 

Dengan demikian, APP Sinar Mas dapat memenuhi komitmen kepada para pemangku kepentingan untuk tidak membuka kawasan hutan konservasi dalam memenuhi kebutuhan produksi.

Teknologi FAS ini dimiliki oleh MDA, sebuah perusahaan teknologi bagian dari Maxar Technologies yang bergerak di bidang teknologi luar angkasa. Dalam waktu kurang dari tiga tahun sejak MDA mulai menyediakan layanan pemantauan, APP Sinar Mas melaporkan hilangnya tutupan hutan alam di kawasan konservasi yang berada di konsesi hutan pemasok, dengan luas lebih dari 600.000 hektare, telah turun dari sekitar 5-6 persen menjadi hanya 0,06 persen. 

Kerja sama strategis antara APP Sinar Mas dengan MDA pertama kali diluncurkan pada 2016. Kerja sama ini memungkinkan para pemasok kayu pulp APP Sinar Mas untuk segera merespon jika ada perubahan hutan yang terdeteksi.

Memantau perubahan tutupan lahan di kawasan produksi sangat esensial untuk perencanaan operasional yang efisien dan upaya meminimalkan perambahan ilegal, sehingga dapat melindungi hutan-hutan yang bernilai tinggi.

Dengan menggunakan satelit RADARSAT-2 milik MDA, layanan FAS menyediakan data yang sedekat mungkin dengan waktu sebenarnya agar dapat memberikan informasi penting dan tepat waktu untuk APP Sinar Mas, biasanya membutuhkan dua hari pengumpulan data. 

Setiap 24 hari, sistem satelit akan memonitor sekitar 3,8 juta hektare lahan, yang juga terdiri dari pemasok kayu pulp APP dan Cagar Biosfer Giam Siak Kecil. RADARSAT-2 mampu menembus awan dan curah hujan untuk mendeteksi gangguan hutan walau halus sekalipun, bahkan di area sekecil 0,5 hektare.

“Melestarikan dan melindungi hutan hujan Indonesia adalah tujuan akhir dari Kebijakan Konservasi Hutan yang kami umumkan pada tahun 2013,” tutur Direktur Sustainability APP Sinar Mas Elim Sritaba. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.