Akurat Logo

Haliade X12, Turbin Angin Terbesar di Dunia

Khaerul S | 25 April 2018, 17:05 WIB
Haliade X12, Turbin Angin Terbesar di Dunia

AKURAT.CO, Kala turbin angin pembangkit listrik pertama diciptakan, belum ada nilai ekonomis yang bisa diambil. Namun, seiring perkembangan jaman, turbin angin kini menjadi pilihan pembangkit listrik paling cepat, menguntungkan dan efektif.

Mengingat manfaatnya, Pemerintah Inggris berencana turbin angin terbesar di dunia. Turbin angin tersebut diuji pada kondisi ekstrem di Pantai Blyth, Northumberland, tahun 2020 mendang. Turbin itu diberi nama The 853ft Haliade-X12 Turbine. Tingginya 774 kaki atau sekitar 230-an meter.

Tidak hanya akan menjadi turbin angin terbesar dunia, Haliade-X12 juga menjadi penghasil energi listrik tenaga angin terbesar dunia. Pemerintah Inggris memilih General Electric (GE) sebagai kontraktor yang membangun megainfrastruktur ini. GE mengatakan, dalam kondisi angin normal Haliade-X12 mampu menghasilkan listrik untuk 16.000 rumah.

Bukan angka yang mustahil. Sebab, turbin raksasa ini memiliki daya 12 MW dengan rotor berdiameter 220 meter. Panjang pisau baling-balingnya 107 meter dengan swept area 38.000 meter persegi. Masih belum diketahui di mana lokasi pembangkit listrik tersebut ditempatkan apabila lulus uji.

GE menandatangani kontrak kerjasama ini untuk 5 tahun hingga tahap uji dan berharap akan memproduksi unit pertamanya pada tahun 2021 nanti.

GE percaya turbin ini mampu meningkatkan efisiensi pembangkit listrik tenaga angin karena menghasilkan lebih banyak pasokan energi meski dalam kecepatan angin rendah. Hal ini salah satunya didorong oleh faktor rentang baling-balingnya yang sangat panjang yang dijuluki ‘Mammoth Wingspan’.

Saat ini Inggris masih memimpin di bidang teknologi pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai. Kapasitas pembangkit listrik tenaga angin milik Inggris sejauh ini akan dikembangkan menjadi 5 kali lipat atau setara dengan 30 gigawatts sampai tahun 2030.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A