Akurat Logo

Panel Sel Surya Pengganti Listrik di Daerah Perdalaman

Khaerul S | 21 Oktober 2017, 17:43 WIB
Panel Sel Surya Pengganti Listrik di Daerah Perdalaman

AKURAT.CO, Semakin menipisnya pasokan energi listrik harus diantisipasi sejauh mungkin. Jika tidak, masyarakat tidak dapat menggunakan listrik lagi dalam kehidupan sehari- harinya.

Panel sel surya adalah solusi yang tepat jika energi listrik menipis. Sebuah maha karya anak bangsa dari Kupang, NTT. Panel ini juga dapat menjadi pengganti listrik bagi masyarakat yang tinggal di daerah perdalaman dan belum teraliri listrik.

Peserta pameran inovasi berbasis teknologi, Yasmin mengatakan, energi bersumber dari cahaya matahari ini sistem kerjanya berdasarkan material yang ada. penyimpanan energi tergantung pada masyarakat.Mulai dari 450 watt, 1000 watt, hingga 2000 watt.

"Untuk rumah tangga kecil bisa memakai tenaga 450 watt.Atau lebih tinggi 1000 watt. Ini mampu hidup 24 jam untuk menghidupi tv, kulkas, dan lampu," katanya, di Grand City, Sabtu (21/10/2017).

Sistem kerjanya panel sel surya menyedot sinar matahari untuk disimpan menjadi energi melalui box yang berisi komponen-komponen.

Yasmin mengaku dirinya tidak mengetahui panel mampu menyimpan berapa kilo watt energi.Panel hanya mampu menyimpan energi hingga penuh.

"Ketika digunakan ngisi terus. Jika cuaca lagi mendung, maka bisa mengandalkan cahaya," terangnya.

Untuk kapasitas 450 watt panel beserta komponennya dijual seharga Rp 6 juta. Sementara untuk 1000 watt dijual Rp 10 juta.

Panel sel surya ini belum menjadi produk nasional karena produsen belum menawarkan ke PLN. Namun di NTT banyak masyarakat yang menggunakan. Sepeti halnya untuk Kabupaten Malaka, dan Kupang.

"Pemda setempat belum kerja sama. Kami hanya layani sesuai permintaan," ungkapnya.

Panel tersebut diproduksi oleh CV Sabana Grup bekerjasama dengan Poleteknik Negeri Kupang. Pihaknya berharap agar karya anak bangsa ini diperhatikan oleh pemerintah pusat, sehingga dapat memberi manfaat masyarakat Indonesia.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A