Panel Sel Surya Pengganti Listrik di Daerah Perdalaman

AKURAT.CO, Semakin menipisnya pasokan energi listrik harus diantisipasi sejauh mungkin. Jika tidak, masyarakat tidak dapat menggunakan listrik lagi dalam kehidupan sehari- harinya.
Panel sel surya adalah solusi yang tepat jika energi listrik menipis. Sebuah maha karya anak bangsa dari Kupang, NTT. Panel ini juga dapat menjadi pengganti listrik bagi masyarakat yang tinggal di daerah perdalaman dan belum teraliri listrik.
Peserta pameran inovasi berbasis teknologi, Yasmin mengatakan, energi bersumber dari cahaya matahari ini sistem kerjanya berdasarkan material yang ada. penyimpanan energi tergantung pada masyarakat.Mulai dari 450 watt, 1000 watt, hingga 2000 watt.
"Untuk rumah tangga kecil bisa memakai tenaga 450 watt.Atau lebih tinggi 1000 watt. Ini mampu hidup 24 jam untuk menghidupi tv, kulkas, dan lampu," katanya, di Grand City, Sabtu (21/10/2017).
Sistem kerjanya panel sel surya menyedot sinar matahari untuk disimpan menjadi energi melalui box yang berisi komponen-komponen.
Yasmin mengaku dirinya tidak mengetahui panel mampu menyimpan berapa kilo watt energi.Panel hanya mampu menyimpan energi hingga penuh.
"Ketika digunakan ngisi terus. Jika cuaca lagi mendung, maka bisa mengandalkan cahaya," terangnya.
Untuk kapasitas 450 watt panel beserta komponennya dijual seharga Rp 6 juta. Sementara untuk 1000 watt dijual Rp 10 juta.
Panel sel surya ini belum menjadi produk nasional karena produsen belum menawarkan ke PLN. Namun di NTT banyak masyarakat yang menggunakan. Sepeti halnya untuk Kabupaten Malaka, dan Kupang.
"Pemda setempat belum kerja sama. Kami hanya layani sesuai permintaan," ungkapnya.
Panel tersebut diproduksi oleh CV Sabana Grup bekerjasama dengan Poleteknik Negeri Kupang. Pihaknya berharap agar karya anak bangsa ini diperhatikan oleh pemerintah pusat, sehingga dapat memberi manfaat masyarakat Indonesia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara




