ByteDance Luncurkan Doubao 2.0, Perkuat Ambisi AI di Era Agen Digital

AKURAT.CO ByteDance resmi memperkenalkan Doubao 2.0 di China sebagai pembaruan signifikan dari aplikasi kecerdasan buatan (AI) andalannya. Model terbaru ini dirilis menjelang libur Tahun Baru Imlek, periode dengan lonjakan aktivitas digital yang tinggi di negara tersebut.
Momentum peluncuran ini bukan kebetulan. Liburan panjang biasanya dimanfaatkan perusahaan teknologi untuk menciptakan perhatian luas, baik di pasar domestik maupun internasional.
Doubao 2.0 hadir di tengah persaingan sengit industri AI China. Sejumlah raksasa teknologi berlomba menghadirkan model yang lebih canggih sekaligus lebih efisien secara biaya.
Tahun sebelumnya, pasar global dikejutkan oleh lonjakan popularitas DeepSeek. Startup tersebut dinilai mampu menghadirkan performa model setara pemain papan atas dengan ongkos pengembangan yang lebih rendah.
Keberhasilan DeepSeek bahkan dibandingkan dengan model buatan OpenAI yang selama ini dianggap sebagai tolok ukur industri. Situasi itu membuat perusahaan teknologi China lain terdorong mempercepat inovasi agar tidak tertinggal.
Baca Juga: ByteDance Kembangkan Chip AI, Bidik Produksi Bersama Samsung
Peluncuran Doubao 2.0 juga terjadi di tengah antisipasi pasar terhadap model baru DeepSeek. Upaya ByteDance dinilai sebagai strategi untuk menjaga momentum dan mencegah dominasi kompetitor.
Sebelumnya, ByteDance telah merilis model AI video Seedance 2.0 yang sempat viral di media sosial China. Model tersebut bahkan mendapat sorotan di platform X dan menuai komentar dari Elon Musk.
Dalam pernyataannya, ByteDance menyebut Doubao 2.0 dirancang untuk memasuki 'era agen'. Artinya, AI tidak hanya berfungsi menjawab pertanyaan, tetapi juga mampu menjalankan tugas kompleks secara mandiri.
"Keuntungan biaya ini akan menjadi lebih penting lagi karena dunia nyata, tugas kompleks melibatkan kesimpulan skala besar dan generasi multi-langkah yang akan menghabiskan sejumlah besar token," ujar ByteDance, dikutip dari Reuters, Senin (16/2/2026).
Versi Pro Doubao 2.0 diklaim memiliki kemampuan penalaran tingkat lanjut dan eksekusi tugas kompleks. ByteDance menyebut performanya dapat disejajarkan dengan model terbaru milik Google dan OpenAI.
Selain performa, efisiensi biaya menjadi nilai jual utama Doubao 2.0. ByteDance menegaskan biaya penggunaan model ini jauh lebih rendah, terutama untuk tugas berskala besar dengan konsumsi token tinggi.
Dari sisi pengguna, Doubao memimpin pasar chatbot AI di China dengan sekitar 155 juta pengguna aktif mingguan berdasarkan data QuestMobile. Angka tersebut menempatkannya di atas DeepSeek yang berada di posisi kedua.
Tekanan baru juga datang dari Alibaba melalui aplikasi Qwen AI. Alibaba menggelontorkan miliaran yuan untuk promosi, yang mendorong lonjakan signifikan pengguna aktif harian.
Peluncuran Doubao 2.0 menandai babak baru persaingan AI di China. Pertarungan kini tidak hanya soal kecanggihan teknologi, tetapi juga ekosistem, efisiensi biaya dan kemampuan menghadirkan AI agent yang benar-benar siap digunakan di dunia nyata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi





