WhatsApp, Instagram, dan Facebook Bakal Berbayar? Meta Uji Layanan Premium Berbasis AI

AKURAT.CO Meta berencana untuk menguji layanan berbayar di WhatsApp, Instagram, dan Facebook, yang akan mencakup fitur-fitur eksklusif dan kemampuan AI yang canggih.
Meskipun demikian, layanan inti dari ketiga platform ini akan tetap dapat digunakan secara gratis oleh pengguna.
Skema berlangganan baru ini bertujuan untuk memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna dalam berbagi dan berinteraksi, serta membuka sumber pendapatan baru bagi Meta.
Rencana Layanan Berlangganan Meta
Dikutip dari berbagai sumber, Rabu (28/1/2026), Meta Platforms akan menguji skema layanan berlangganan baru di aplikasi-aplikasi utamanya seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp dalam beberapa bulan mendatang.
Layanan berbayar ini dirancang untuk memberikan pengguna akses ke fitur eksklusif, termasuk peningkatan produktivitas dan kreativitas, serta kemampuan kecerdasan buatan (AI) yang lebih luas.
Meskipun fitur premium akan tersedia melalui langganan, Meta menegaskan bahwa fitur inti dari ketiga platform tersebut akan tetap gratis bagi semua pengguna.
Setiap aplikasi nantinya akan memiliki rangkaian fitur eksklusif yang berbeda.
Integrasi AI dan Fitur Eksklusif
Salah satu fokus utama dari layanan berlangganan ini adalah integrasi kecerdasan buatan.
Meta berencana untuk meningkatkan pemanfaatan Manus, agen AI yang baru diakuisisi dengan nilai transaksi mencapai 2 miliar dolar AS (sekitar Rp33,4 triliun), sebagai bagian dari strategi layanan berlangganan ini.
Manus akan diintegrasikan ke dalam produk Meta, sementara layanan berlangganan khusus untuk kalangan bisnis juga akan terus ditawarkan.
Tangkapan layar yang dibagikan oleh peneliti Alessandro Paluzzi menunjukkan bahwa Meta sedang menambahkan pintasan ke Manus AI di Instagram.
Selain Manus, Meta juga akan menguji layanan berlangganan untuk fitur AI lainnya, seperti Vibes.
Vibes adalah pengalaman video pendek berbasis AI di aplikasi Meta AI yang memungkinkan pengguna membuat dan memodifikasi video yang dihasilkan oleh AI.
Meskipun Vibes telah disediakan gratis sejak diluncurkan tahun lalu (2025), Meta berencana menawarkan akses freemium ke fitur pembuatan video Vibes, dengan opsi berlangganan untuk membuka peluang pembuatan video tambahan setiap bulan.
Untuk Instagram, layanan berlangganan akan memungkinkan pengguna membuat daftar audiens tanpa batas, melihat daftar pengikut yang tidak mengikuti balik, serta menonton Story tanpa diketahui pemilik unggahan. Detail fitur layanan berbayar di WhatsApp dan Facebook belum diketahui secara pasti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon




