Pemerintah Percepat Transformasi Digital Kesehatan dengan Platform Satu Sehat

AKURAT.CO Setiaji, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI sekaligus Chief Digital Transformation Office (DTO) Kementerian Kesehatan, mengungkapkan pentingnya transformasi digital dalam ekosistem kesehatan Indonesia.
Digitalisasi kesehatan diperlukan untuk mendukung penerapan kecerdasan buatan (AI) yang membutuhkan data terintegrasi. Menurutnya, AI tidak mungkin berjalan tanpa basement digital yang kuat.
"Sejak Covid-19, kami melakukan inisiasi untuk melakukan beberapa kecepatan terhadap seluruh ekosistem kesehatan, sehingga harapan semuanya bisa digital," ujar Setiaji, saat acara Dentons HPRP Law and Regulations Outlook 2025 di Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).
Ia menjelaskan, digitalisasi kesehatan dimulai dengan penerapan rekam medis elektronik. Namun, masih banyak yang menganggap data kesehatan sebagai milik rumah sakit, padahal data tersebut adalah hak pribadi pasien.
"Kita capture sehingga kita akan punya riwayat kesehatan sejak dari kandungan sampai dengan dewasa. Ini penting untuk memantau isu kesehatan seperti stunting," tambahnya.
Setiaji juga menyebutkan bahwa data kesehatan tidak hanya berasal dari fasilitas kesehatan, tetapi juga dari aplikasi kesehatan digital dan perangkat wearable seperti smart watch.
"Kalau dikombinasikan, data-data tadi kita akan punya sangat kaya sekali untuk di develop AI," jelasnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah mengembangkan platform Satu Sehat, yang ada sejak masa Covid-19 untuk mengintegrasikan data kesehatan secara nasional.
Setiaji mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan pre-screening health secara gratis di fasilitas kesehatan.
"Ada 19 jenis pemeriksaan, mulai dari kanker, mata, diabetes, kesehatan mental dan lain sebagainya. Hasilnya bisa diakses melalui aplikasi Satu Sehat Mobile, seperti raport kesehatan," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi






