Akurat Logo

Tarif Impor AS Naik, Apple Berpotensi Terkena Dampak Besar

Petrus C. Vianney | 6 Februari 2025, 20:45 WIB
Tarif Impor AS Naik, Apple Berpotensi Terkena Dampak Besar

AKURAT.CO Amerika Serikat (AS) mulai menerapkan tarif impor 10 persen untuk semua produk dari Tiongkok pada Selasa (4/2/2025). Kebijakan ini bisa menjadi tantangan bagi Apple karena banyak perangkatnya, seperti iPhone, iPad dan Mac, masih diproduksi di negara tersebut.

Apple mulai mengurangi ketergantungan pada manufaktur Tiongkok dengan memindahkan sebagian produksi ke India. Perusahaan ini sudah memproduksi iPhone Pro di sana dan bersiap untuk lini produksi iPhone 17.

Keputusan India untuk menghapus bea impor pada komponen utama ponsel pintar turut membantu strategi ekspansi Apple. Namun, hingga akhir tahun ini, hanya sekitar 25 persen produksi Apple yang diperkirakan akan berpindah ke India.

Artinya, sebagian besar perangkatnya masih terkena tarif baru. Apple memiliki beberapa opsi dalam menyikapi kebijakan ini, seperti menanggung kenaikan biaya dengan memangkas margin keuntungan atau menaikkan harga produk di pasar AS.

Meski demikian, dampak harga mungkin tidak langsung terasa karena Apple masih memiliki stok lama di AS. Selain itu, Q1 biasanya bukan periode puncak penjualan bagi Apple, berbeda dengan Q4 saat iPhone baru dirilis.

Jika kebijakan tarif ini bertahan hingga peluncuran iPhone 17, dampaknya bisa lebih signifikan, sebagaimana dikutip dari GSMArena, Kamis (6/2/2025).

Di sisi lain, Apple juga harus bersiap menghadapi kemungkinan respons dari Tiongkok terhadap kebijakan tarif AS, yang bisa membawa tantangan tambahan bagi perusahaan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.