Kasus Pencurian Ayam Berujung Maut di Bali, Wakil Ketua DPR Sari Yuliati: Setop Main Hakim Sendiri!
AKURAT.CO Wakil Ketua DPR, Sari Yuliati, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa viral di Bali, di mana seorang pria yang diduga mencuri ayam meninggal dunia setelah menjadi korban amuk massa.
Ia menegaskan bahwa apa pun bentuk dugaan tindak pidana, penyelesaiannya harus diserahkan kepada aparat penegak hukum. Tindakan main hakim sendiri bertentangan dengan prinsip negara hukum dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.
"Indonesia adalah negara hukum. Karena itu, setiap warga negara harus menghormati proses hukum. Jangan pernah mengambil tindakan menghakimi sendiri. Laporkan kepada kepolisian agar diproses sesuai ketentuan," jelas Sari Yuliati, dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/8/2026).
Menurutnya, tindakan massa yang berujung pada hilangnya nyawa adalah peristiwa memprihatinkan yang harus jadi pembelajaran bersama. Rasa keadilan tidak boleh diwujudkan lewat kekerasan, melainkan penegakan hukum yang adil dan profesional.
Sari meminta kepolisian mengusut tuntas peristiwa tersebut secara objektif dan transparan, termasuk menindak pihak yang terbukti melakukan kekerasan.
Di sisi lain, ia mendorong kementerian terkait dan kepolisian memperkuat edukasi hukum kepada masyarakat secara masif. Literasi hukum harus ditingkatkan lewat sekolah, pemda, tokoh masyarakat, hingga media massa.
"Masyarakat harus memahami bahwa menghakimi sendiri berakibat fatal, baik bagi korban maupun pelaku yang juga bisa dipidana," katanya.
Sari Yuliati berharap peristiwa tersebut menjadi momentum memperkuat kesadaran hukum dan membangun kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
Baca Juga: Kepercayaan Publik ke Polri Naik, Sari Yuliati Apresiasi Capaian
"Saya ajak masyarakat tetap mengedepankan nilai kemanusiaan, menahan diri, dan memercayakan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat berwenang. Penegakan hukum harus tetap di tangan institusi yang diberi kewenangan oleh negara," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah






