Akurat Logo

3 Anak Diduga Korban Pencabulan Ayah Kandung Diperiksa Psikologi Forensik

| 1 Desember 2021, 13:30 WIB
3 Anak Diduga Korban Pencabulan Ayah Kandung Diperiksa Psikologi Forensik

AKURAT.CO Dugaan kasus pencabulan terhadap tiga anak oleh bapak kandungnya sendiri di Luwu Timur, Sulawesi Selatan kembali bergulir. Kali ini ketiga anak tersebut akan menjalani pemeriksaan psikologi forensik.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, hal itu dilakukan untuk menganalisis tindakan-tindakan korban dari sisi psikologis untuk membantu proses pembuktian tindak pidana.

"Sudah dan sedang dalam pemeriksaan psikologi forensik," katanya saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Ramadhan mengatakan, penyidik masih menunggu hasil analisis dari tim psikologi forensik. Menurut dia, analisa hasil pemeriksaan membutuhkan waktu lama.

"Itu membutuhkan waktu yang tidak cepat sebenarnya. Minimal satu minggu terhadap ketiga anak yang diduga mendapatkan kasus pencabulan tersebut," lanjut Ramadhan.

Polisi kembali mengusut kasus dugaan pencabulan yang sempat disetop itu karena desakan masyarakat. Pengusutan dilakukan berbekal laporan model A atau laporan dibuat langsung oleh anggota polisi.

"Saya mendapatkan update dari tim asistensi di Luwu Timur, di mana penyidik telah membuat laporan polisi model A tertanggal 12 Oktober 2021 perihal adanya dugaan pencabulan anak di bawah umur. Itu ditulis pelaku dalam proses lidik," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan pada Jumat (15/10/2021) lalu.

Penyetopan kasus itu menuai kecaman dari masyarakat. Polisi didesak menuntaskan kasus itu dengan menetapkan bapak ketiga anak sebagai tersangka.

Sebelumnya diketahui, Polisi telah memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan pemerkosaan tiga anak di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan oleh bapak kandungnya.

Hasil pemeriksaan menunjukkan kasus yang dilaporkan ibu terduga korban tidak terjadi. Ramadhan mengatakan penyidik sudah memeriksa 52 orang saksi.

Mereka antara lain ibu korban R, rekan kerja, dokter puskesmas, dan dokter Rumah Sakit Vale Sorowako yang melakukan visum terhadap alat vital ketiga korban.

Namun dari semua saksi yang diminta keterangan tidak termasuk tiga anak yang menjadi korban. Penyidik saat ini tengah menunggu izin ibu korban, R untuk memeriksa ketiga anaknya. []

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.