Akurat Logo

Kakanwil Kemenkumham Jabar Bantah Lapas Setya Novanto Pakai Gembok Sidik Jari

| 27 Desember 2019, 17:14 WIB
Kakanwil Kemenkumham Jabar Bantah Lapas Setya Novanto Pakai Gembok Sidik Jari

AKURAT.CO, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Liberti Sitinjak, membantah soal gembok ruangan Novel Baswedan di Lapas Sukamiskin, Bandung, memakai gembok mode sidik jari.

"Yang bilang ada sidik jari siapa? Saya kan ada di sana, nggak ada (gembok sirik jari). Ya, nggak ada," kata Liberti di Gedung Kemenkumham, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (27/12/2019).

Liberti menjelaskan, bahwa pada saat Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak di Lapas Sukamiskin dan melakukan aksi pemotongan gembok pada setiap lapas, itu karena kunci ruangan lapas berada di satu gantungan. Yang dimana sebanyak 557 kunci berada di satu gantungan tersebut.

"Kalau soal kunci itu, 557 kamar digabung dalam satu tempat, karena saya mau berangkat 11.50 WIB (ke bandara) dari pada capai nyarinya, akhirnya potong saja (gemboknya)," ujar Liberti.

Sebelumnya diberitakan, Ombudsman RI menemukan kejanggalan pada sel terpidana korupsi Setya Novanto di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Komisioner Ombudsman RI, Adrianus Meliala, mengatakan pintu sel mantan Ketua DPR itu dikunci dengan gembok sensor sidik jari.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.