Akurat Logo

Pilu Seorang Ibu: Anak Berprestasi Dirampas Mantan Suami, Kini Terpuruk dan Bergantung Obat Antidepresan

Moh.Apriawan | 4 Maret 2025, 11:40 WIB
Pilu Seorang Ibu: Anak Berprestasi Dirampas Mantan Suami, Kini Terpuruk dan Bergantung Obat Antidepresan

AKURAT.CO Seorang ibu di Jakarta Utara, LS (50), mengungkapkan kerinduannya untuk berkumpul kembali dengan putrinya, (16), yang diduga dirampas secara paksa oleh mantan suaminya, DS (54).

LS menegaskan akan terus berjuang, termasuk melalui jalur hukum, demi mendapatkan kembali hak asuh atas GI.

Ia menyatakan bahwa dirinya adalah pemegang hak asuh yang sah, sebagaimana dibuktikan dengan akta notaris.

"Saya adalah pemegang hak asuh yang sah, dan ada bukti notarisnya," ujar LS kepada Akurat.co usai menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara melawan DS pada Senin (3/2).

LS mengaku sangat ingin bertemu dengan anaknya, mengingat sejak Juni 2023, setelah peristiwa dugaan perampasan oleh DS, ia tidak lagi diizinkan untuk menjumpai putrinya.

LS menilai tindakan DS semata demi harta benda dengan dalih jika mau ketemu anak harus merubah nama di Sertifikat rumah warisan LS ke namanya seperti yang diungkapkan dalam mediasi PN Jakarta Utara.

Baca Juga: Bercerai, Asri Welas Dapatkan Hak Asuh Ketiga Anak

Fakta Persidangan: DS Ayah yang Cenderung Masa Bodoh

Dalam persidangan yang berlangsung pada Rabu (2/3), keterangan saksi mengungkap fakta bahwa DS diduga sebagai sosok ayah yang tidak begitu peduli terhadap pengasuhan anak.

DS juga diketahui tidak pernah mengurus sang anak dari bayi hingga dewasa.

"Pak DS sosok ayah yang masa bodoh dengan anak, cenderung menuruti segala kemauan anak, berbeda dengan ibu LS yang disiplin dan kerap mengingatkan jam belajar kepada putrinya," ujar saksi P, yang juga keponakan LS.

Sementara itu, saksi A, yang merupakan kawan dari pengasuh GI saat ini, menyatakan bahwa DS membiarkan anaknya saat ini diasuh oleh seorang wanita bernama D yang bekerja di Bar atau klub malam dan hobi minum bir sampai pagi yang dipekerjakan oleh DS.

Selain itu, wanita tersebut diketahui tidak memiliki latar belakang dalam pengasuhan anak.

"Saat ini GI diasuh oleh kawan saya, D, yang memiliki hobi ke bar," ungkap A.

Lebih lanjut, A mengungkapkan bahwa L bahkan pernah berencana mengajak sang anak ke sebuah klub gay di Bali yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya komunitas penyuka sesama jenis.

"L pernah berkata ingin mengajak anak ke klub gay," terang A kepada majelis hakim.

Baca Juga: Tujuh Tahun Perjuangkan Hak Asuh Anak, Tsania Marwa Ikhlas Lepaskan

Dari Anak Berprestasi Menjadi Depresi

LS menuturkan bahwa selama berada dalam pengasuhannya, putrinya dikenal sebagai anak yang berprestasi dan kerap mewakili sekolah dalam Olimpiade Matematika, bahkan berhasil meraih beasiswa.

"putri saya anak yang berprestasi, bahkan mendapatkan beasiswa dari sekolah karena juara dalam olimpiade matematika," tuturnya.

Namun, kondisi anaknya berubah drastis setelah tinggal bersama sang ayah. Saat ini, GI menjalani pendidikan homeschooling dan diketahui sering mengonsumsi obat antidepresan berdasarkan rekam medis.

"Saya mengetahui dan ada bukti bahwa DS memberikan obat-obatan untuk mempengaruhi psikologi anak saya," ujar LS.

LS mulai mencurigai hal ini sejak insiden dugaan perampasan pada Juni 2023.

Saat itu, setelah terjadi percekcokan antara dirinya dan mantan suami DS, putrinya secara tiba-tiba memilih untuk ikut ayahnya daripada tetap bersama ibunya.

"Saya menduga anak saya berada dalam pengaruh obat-obatan saat itu," ungkapnya.

Baca Juga: Wina Natalia Berhak Atas Hak Asuh Kedua Anaknya

Hak Asuh Dipertanyakan, LS Tidak Diberi Kesempatan Bertemu Anak

LS menyayangkan tindakan DS yang tidak mengizinkannya bertemu dengan GI.

Padahal, saat anaknya masih tinggal bersamanya, DS tetap diperbolehkan bertemu, bahkan diizinkan masuk ke apartemen tempat mereka tinggal.

Hingga kini, LS tetap berupaya memperjuangkan hak asuh anaknya dan berharap dapat segera bertemu kembali dengan anaknya.

Kasus ini masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, dan LS berkomitmen untuk terus berjuang demi kepentingan masa depan terbaik bagi putrinya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.