Pilu Seorang Ibu: Anak Berprestasi Dirampas Mantan Suami, Kini Terpuruk dan Bergantung Obat Antidepresan

AKURAT.CO Seorang ibu di Jakarta Utara, LS (50), mengungkapkan kerinduannya untuk berkumpul kembali dengan putrinya, (16), yang diduga dirampas secara paksa oleh mantan suaminya, DS (54).
LS menegaskan akan terus berjuang, termasuk melalui jalur hukum, demi mendapatkan kembali hak asuh atas GI.
Ia menyatakan bahwa dirinya adalah pemegang hak asuh yang sah, sebagaimana dibuktikan dengan akta notaris.
"Saya adalah pemegang hak asuh yang sah, dan ada bukti notarisnya," ujar LS kepada Akurat.co usai menghadiri sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara melawan DS pada Senin (3/2).
LS mengaku sangat ingin bertemu dengan anaknya, mengingat sejak Juni 2023, setelah peristiwa dugaan perampasan oleh DS, ia tidak lagi diizinkan untuk menjumpai putrinya.
LS menilai tindakan DS semata demi harta benda dengan dalih jika mau ketemu anak harus merubah nama di Sertifikat rumah warisan LS ke namanya seperti yang diungkapkan dalam mediasi PN Jakarta Utara.
Baca Juga: Bercerai, Asri Welas Dapatkan Hak Asuh Ketiga Anak
Fakta Persidangan: DS Ayah yang Cenderung Masa Bodoh
Dalam persidangan yang berlangsung pada Rabu (2/3), keterangan saksi mengungkap fakta bahwa DS diduga sebagai sosok ayah yang tidak begitu peduli terhadap pengasuhan anak.
DS juga diketahui tidak pernah mengurus sang anak dari bayi hingga dewasa.
"Pak DS sosok ayah yang masa bodoh dengan anak, cenderung menuruti segala kemauan anak, berbeda dengan ibu LS yang disiplin dan kerap mengingatkan jam belajar kepada putrinya," ujar saksi P, yang juga keponakan LS.
Sementara itu, saksi A, yang merupakan kawan dari pengasuh GI saat ini, menyatakan bahwa DS membiarkan anaknya saat ini diasuh oleh seorang wanita bernama D yang bekerja di Bar atau klub malam dan hobi minum bir sampai pagi yang dipekerjakan oleh DS.
Selain itu, wanita tersebut diketahui tidak memiliki latar belakang dalam pengasuhan anak.
"Saat ini GI diasuh oleh kawan saya, D, yang memiliki hobi ke bar," ungkap A.
Lebih lanjut, A mengungkapkan bahwa L bahkan pernah berencana mengajak sang anak ke sebuah klub gay di Bali yang dikenal sebagai tempat berkumpulnya komunitas penyuka sesama jenis.
"L pernah berkata ingin mengajak anak ke klub gay," terang A kepada majelis hakim.
Baca Juga: Tujuh Tahun Perjuangkan Hak Asuh Anak, Tsania Marwa Ikhlas Lepaskan
Dari Anak Berprestasi Menjadi Depresi
LS menuturkan bahwa selama berada dalam pengasuhannya, putrinya dikenal sebagai anak yang berprestasi dan kerap mewakili sekolah dalam Olimpiade Matematika, bahkan berhasil meraih beasiswa.
"putri saya anak yang berprestasi, bahkan mendapatkan beasiswa dari sekolah karena juara dalam olimpiade matematika," tuturnya.
Namun, kondisi anaknya berubah drastis setelah tinggal bersama sang ayah. Saat ini, GI menjalani pendidikan homeschooling dan diketahui sering mengonsumsi obat antidepresan berdasarkan rekam medis.
"Saya mengetahui dan ada bukti bahwa DS memberikan obat-obatan untuk mempengaruhi psikologi anak saya," ujar LS.
LS mulai mencurigai hal ini sejak insiden dugaan perampasan pada Juni 2023.
Saat itu, setelah terjadi percekcokan antara dirinya dan mantan suami DS, putrinya secara tiba-tiba memilih untuk ikut ayahnya daripada tetap bersama ibunya.
"Saya menduga anak saya berada dalam pengaruh obat-obatan saat itu," ungkapnya.
Baca Juga: Wina Natalia Berhak Atas Hak Asuh Kedua Anaknya
Hak Asuh Dipertanyakan, LS Tidak Diberi Kesempatan Bertemu Anak
LS menyayangkan tindakan DS yang tidak mengizinkannya bertemu dengan GI.
Padahal, saat anaknya masih tinggal bersamanya, DS tetap diperbolehkan bertemu, bahkan diizinkan masuk ke apartemen tempat mereka tinggal.
Hingga kini, LS tetap berupaya memperjuangkan hak asuh anaknya dan berharap dapat segera bertemu kembali dengan anaknya.
Kasus ini masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, dan LS berkomitmen untuk terus berjuang demi kepentingan masa depan terbaik bagi putrinya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 5Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 8Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR




