Akurat Logo

Terungkap Alasan Anak Muda Korea Selatan Memilih Masuk Islam

Lufaefi | 19 Oktober 2026, 11:30 WIB
Terungkap Alasan Anak Muda Korea Selatan Memilih Masuk Islam
Warga Korea Muallaf - Istimewa

AKURAT.CO Islam mulai menjadi salah satu pilihan spiritual bagi sebagian anak muda Korea Selatan di tengah perubahan sosial dan tekanan kehidupan modern. Diperkirakan sekitar 45 ribu warga Korea yang lahir dan besar di Korea Selatan kini telah memeluk Islam, dengan sebagian besar berasal dari kalangan generasi muda.

Fenomena tersebut menunjukkan adanya sebagian masyarakat Korea Selatan yang mencari alternatif spiritual untuk memperoleh ketenangan, kesederhanaan, dan makna kehidupan.

Salah satu mualaf tersebut adalah Yusuf, warga Korea yang memutuskan masuk Islam pada 2014. Ia mengungkapkan, salah satu faktor yang membuat sebagian pria Korea tertarik kepada Islam adalah pandangan mengenai kehidupan keluarga dan pernikahan.

“Sebagian besar pria melakukannya untuk mencari istri,” ujar Yusuf, dikutip dari laporan The Korea Times berjudul Why Some Koreans Look Beyond Their Culture to Islam, 13 Oktober 2026.

Menurut Yusuf, sebagian pria Korea mengalami kekecewaan terhadap budaya kencan yang kompetitif, khususnya di kota besar seperti Seoul. Mereka kemudian melihat konsep pernikahan dalam Islam sebagai sesuatu yang lebih sederhana dan memiliki aturan yang lebih jelas.

Baca Juga: 5 Ritual Pagi Islami 10 Menit untuk Kembalikan Ketenangan Jiwa

Namun, ketertarikan terhadap Islam tidak hanya datang dari kalangan laki-laki.

Sejumlah perempuan Korea juga tertarik mempelajari Islam karena konsep tauhid dan nilai-nilai keluarga yang mereka temukan dalam ajaran Islam.

Areum, salah seorang mualaf perempuan Korea Selatan, mengaku tertarik dengan konsep keesaan Tuhan dalam Islam. Ia juga menemukan kesesuaian antara penghormatan Islam terhadap orang tua dengan nilai keluarga yang telah dikenalnya sejak kecil.

“Premis dasar Islam tentang satu Tuhan sangat menarik bagi saya. Selain itu, penghormatan Islam terhadap orang tua juga sesuai dengan budaya Korea yang saya kenal sejak kecil,” kata Areum, dikutip dari laporan yang sama.

Nilai tersebut membuat Areum lebih mudah menjelaskan keputusannya memeluk Islam kepada keluarganya.

Belajar Islam melalui Komunitas

Sementara itu, proses pengenalan Islam di Korea Selatan juga berlangsung melalui komunitas Muslim dan pusat-pusat keislaman.

Setiap bulan, sekitar lima hingga 25 warga Korea mengikuti kursus dasar Islam di pusat keislaman. Setelah mengikuti pembelajaran, peserta memiliki kesempatan mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda resmi memeluk Islam.

Yusuf mengatakan ketertarikannya terhadap Islam bermula ketika ia berinteraksi dengan teman-teman Muslim melalui komunitas bahasa Inggris.

Pertemuan tersebut membuatnya tertarik mempelajari agama dan kebudayaan di luar lingkungan sosial yang selama ini dikenalnya.

“Semua orang dipersilakan untuk mempelajari Islam, apa pun motivasi awal mereka,” kata Yusuf.

Baca Juga: Kapolri Minta MUI Haramkan Vape: Ini Fakta Bahaya Rokok Elektrik dan Celah Narkoba Cair Menurut Islam

Fenomena tersebut memperlihatkan bahwa keputusan seseorang memeluk agama baru dapat berangkat dari beragam pengalaman. Bagi sebagian anak muda Korea Selatan, Islam dipandang bukan semata-mata sebagai identitas keagamaan, tetapi juga sebagai ruang untuk mencari makna, ketenangan, serta nilai kehidupan yang mereka anggap relevan dengan kebutuhan spiritual mereka.

Namun, angka sekitar 45 ribu tersebut dalam materi sumber merupakan perkiraan, sehingga tidak dapat secara otomatis dipahami sebagai jumlah resmi seluruh warga Korea Selatan yang telah memeluk Islam.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi