Kemenhaj Kasih Sinyal Biaya Haji Reguler 2027 Bakal Naik!

AKURAT.CO Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memberi sinyal kuat bahwa biaya penyelenggaraan ibadah haji reguler tahun 2027 berpotensi mengalami kenaikan. Penyebabnya adalah perubahan standar layanan haji yang akan diterapkan Pemerintah Arab Saudi pada musim haji 1448 H/2027 M.
Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, mengungkapkan bahwa Arab Saudi mulai memperkenalkan sejumlah peningkatan layanan, khususnya di kawasan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Kebijakan tersebut akan menghapus paket layanan dengan biaya paling rendah yang selama ini digunakan Indonesia.
"Pemerintah Saudi tahun 2027 sudah mengintroduce beberapa layanan yang lebih baik. Mereka akan meningkatkan layanan. Misalkan di Armuzna selama ini ada paket A, B, C, D dan kita selama ini mengambil paket D. Pemerintah Saudi mengatakan paket D dihapus atau ditiadakan, sehingga yang ada hanya paket C, B, dan A," ujar Irfan Yusuf, Kamis (18/6/2026).
Baca Juga: KPK Dalami Peran Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur dalam Pengelolaan Kuota Haji Khusus
Menurutnya, penghapusan paket D akan berdampak langsung terhadap biaya penyelenggaraan ibadah haji.
"Ini pasti implikasinya ke harga," tegasnya.
Irfan mengakui pemerintah menghadapi tantangan besar untuk menjaga biaya haji tetap berada pada level saat ini di tengah peningkatan standar layanan yang ditetapkan Arab Saudi.
"Kemungkinan kita tidak bisa menurunkan biaya lagi seperti harapan semua orang. Bahkan untuk mempertahankan harga yang sekarang pun kita harus bekerja keras," katanya.
Meski demikian, pemerintah belum menentukan besaran kenaikan biaya haji tahun 2027. Pembahasan akan dilakukan bersama DPR setelah seluruh komponen biaya dihitung secara rinci.
"Kalaupun naik, berapa persen kenaikannya, nanti akan kami koordinasikan terlebih dahulu dengan teman-teman DPR," ujarnya.
Ia menegaskan pemerintah tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia sesuai arahan Presiden.
"Yang pasti kami akan terus melaksanakan amanah Presiden untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah," pungkasnya.
Baca Juga: Bos Maktour Tegaskan Tidak Ada Transaksi untuk Kuota Haji Tambahan
Hingga saat ini, besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2027 belum ditetapkan. Namun, perubahan skema layanan yang diterapkan Arab Saudi menjadi indikator kuat bahwa biaya haji reguler tahun depan berpotensi mengalami penyesuaian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat
- 10KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji




