Akurat Logo

7 Rekomendasi Wadah Daging Kurban Selain Plastik, Jadi Ramah Lingkungan

Lufaefi | 19 Mei 2026, 07:00 WIB
7 Rekomendasi Wadah Daging Kurban Selain Plastik, Jadi Ramah Lingkungan
Daging Hewan Kurban (Akurat.co Image)

AKURAT.CO Momentum Iduladha identik dengan pembagian daging kurban kepada masyarakat. Namun di balik tradisi tersebut, penggunaan kantong plastik sekali pakai sering kali menjadi persoalan lingkungan yang terus berulang setiap tahun.

Karena itu, banyak pihak kini mulai mengampanyekan penggunaan wadah ramah lingkungan untuk distribusi daging kurban.

Selain lebih aman bagi lingkungan, penggunaan wadah nonplastik juga dinilai mampu mengurangi sampah yang sulit terurai. Berikut tujuh rekomendasi wadah daging kurban selain plastik yang bisa digunakan masyarakat saat Iduladha.

  1. Besek Bambu

Besek bambu menjadi pilihan paling populer sebagai pengganti kantong plastik. Wadah tradisional ini terbuat dari anyaman bambu yang mudah terurai dan memiliki sirkulasi udara baik sehingga daging tidak cepat lembap. Selain ramah lingkungan, besek juga memberi kesan tradisional dan estetik.

  1. Daun Pisang

Penggunaan daun pisang sebagai pembungkus makanan maupun daging sudah lama dikenal masyarakat Indonesia. Daun pisang mudah didapat, murah, dan mampu menjaga kesegaran daging dalam waktu tertentu. Aroma alami daun pisang juga membuat kemasan terasa lebih alami.

Baca Juga: Ketentuan Patungan Hewan Kurban dalam Islam, Umat Islam Wajib Tahu!

  1. Wadah Kertas Food Grade

Kemasan berbahan kertas khusus makanan kini banyak digunakan sebagai alternatif plastik. Selain ringan dan praktis, wadah ini lebih mudah didaur ulang. Modelnya pun beragam sehingga cocok digunakan panitia kurban untuk distribusi dalam jumlah besar.

  1. Tote Bag atau Tas Kain

Tote bag berbahan kain bisa menjadi pilihan modern yang dapat dipakai berulang kali. Selain kuat menampung daging, tas kain juga memiliki nilai ekonomis karena masih dapat digunakan masyarakat setelah Iduladha selesai.

  1. Daun Jati

Di beberapa daerah, daun jati masih digunakan sebagai pembungkus makanan tradisional maupun daging kurban. Teksturnya lebar dan cukup kuat untuk membungkus potongan daging. Daun jati juga lebih cepat terurai dibandingkan plastik.

  1. Wadah Anyaman Daun Kelapa

Anyaman daun kelapa atau janur dapat dimanfaatkan sebagai wadah alami untuk daging kurban. Selain unik, bahan ini mudah ditemukan di lingkungan masyarakat dan memiliki nilai budaya lokal yang khas.

  1. Kontainer Biodegradable

Saat ini tersedia banyak kemasan biodegradable berbahan tepung jagung atau serat tumbuhan yang dapat terurai secara alami.

Wadah jenis ini mulai banyak dipakai komunitas dan masjid karena dianggap praktis sekaligus mendukung gerakan peduli lingkungan.

Penggunaan wadah ramah lingkungan saat Iduladha sejalan dengan semangat menjaga alam dan mengurangi pencemaran sampah plastik.

Langkah kecil tersebut dapat memberi dampak besar apabila dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat dan panitia kurban.

Baca Juga: Apakah Kurban Diwajibkan Bagi Umat Islam? Ini Ketentuannya Menurut Syariat

Dalam Islam, menjaga lingkungan juga menjadi bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Allah SWT berfirman:

وَلَا تُفْسِدُوا فِي الْأَرْضِ بَعْدَ إِصْلَاحِهَا

Artinya: “Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah Allah memperbaikinya.” (QS. Al-A’raf: 56).

Karena itu, Iduladha tidak hanya menjadi momentum berbagi dan beribadah, tetapi juga kesempatan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui kebiasaan yang lebih bijak dan berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi