Cek Kesehatan Makin Ketat, Kenapa Masih Banyak Jemaah Haji Indonesia Wafat?

AKURAT.CO Pemerintah terus memperketat pemeriksaan kesehatan atau istithaah bagi calon jemaah haji Indonesia. Namun, angka kematian jemaah di Tanah Suci masih menjadi perhatian serius. Hingga 10 Mei 2026, tercatat sedikitnya 20 jemaah haji Indonesia wafat selama pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.
Dilansir dalam beberapa keterangan tertulis, Senin (11/5/2026) mayoritas kasus kematian disebabkan serangan jantung dan gangguan pernapasan yang banyak dialami jemaah lanjut usia dengan penyakit penyerta atau komorbid.
Kondisi tersebut diperparah oleh cuaca panas ekstrem di Arab Saudi yang mencapai sekitar 40 derajat Celsius serta aktivitas fisik yang cukup berat selama menjalankan ibadah.
Pemerintah menilai faktor kelelahan menjadi salah satu pemicu utama turunnya kondisi kesehatan jemaah, terutama bagi lansia yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
Meski proses skrining kesehatan telah diperketat melalui tes kebugaran fisik, pemeriksaan jantung, rontgen paru-paru, hingga pemeriksaan laboratorium, pemerintah tetap melakukan evaluasi terhadap mekanisme pemeriksaan kesehatan jemaah.
Evaluasi dilakukan karena kasus kematian masih terjadi pada fase awal operasional haji. Selain itu, ribuan jemaah juga tercatat menjalani rawat jalan akibat penurunan kondisi kesehatan selama berada di Tanah Suci.
Kementerian Haji dan Umrah menyebut penguatan layanan kesehatan terus dilakukan, termasuk pengawasan terhadap kondisi jemaah di hotel, transportasi, hingga lokasi ibadah.
Baca Juga: Jumlah Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi Bertambah Jadi 23 Orang
Juru Bicara Kemenhaj, Suci Annisa, mengingatkan seluruh jemaah agar lebih disiplin menjaga kondisi tubuh selama menjalankan ibadah haji.
“Jemaah harus menjaga kondisi fisik, cukup istirahat, dan mengurangi aktivitas fisik yang tidak perlu selama berada di Tanah Suci,” kata Suci Annisa.
Pemerintah juga menekankan pentingnya pemahaman soal istithaah kesehatan, yakni kemampuan fisik dan mental seseorang untuk menjalankan ibadah haji secara aman dan optimal.
Dengan suhu panas yang tinggi dan aktivitas ibadah yang padat, jemaah diminta tidak memaksakan diri serta segera memeriksakan kesehatan apabila mengalami keluhan fisik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







