Akurat Logo

Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Berikut Tata Cara Shalat Gerhana Lengkap dengan Niat dan Doanya

Lufaefi | 3 Maret 2026, 10:21 WIB
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Berikut Tata Cara Shalat Gerhana Lengkap dengan Niat dan Doanya
Ilustrasi Sholat gerhana bulan total

AKURAT.CO Fenomena gerhana bulan total akan terjadi pada Senin malam, 3 Maret 2026. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak gerhana di wilayah Jakarta dan sekitarnya berlangsung pada pukul 18.33 WIB. Pada fase tersebut, bulan sepenuhnya berada dalam bayangan inti (umbra) bumi dan tampak berwarna kemerahan.

Selain menjadi fenomena astronomi yang dapat diamati secara langsung, gerhana bulan juga memiliki dimensi spiritual bagi umat Islam. Dalam ajaran Islam, umat Muslim dianjurkan melaksanakan shalat gerhana bulan atau shalat khusuf ketika peristiwa tersebut terjadi.

Hukum Shalat Gerhana Bulan

Shalat gerhana bulan hukumnya sunnah muakkadah atau sangat dianjurkan. Anjuran ini didasarkan pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Muhammad, bahwa matahari dan bulan adalah tanda-tanda kebesaran Allah SWT dan ketika terjadi gerhana, umat Islam diperintahkan untuk melaksanakan shalat dan berdoa.

Tata Cara Shalat Gerhana Bulan

Shalat gerhana bulan dilaksanakan sebanyak dua rakaat, namun berbeda dengan shalat biasa karena dalam setiap rakaat terdapat dua kali rukuk. Pelaksanaannya dapat dilakukan secara berjamaah maupun sendiri.

Baca Juga: Doa Saat Terjadi Fenomena Blood Moon dan Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Fenomena

Berikut tata caranya:

Rakaat pertama:

  1. Niat di dalam hati.

  2. Takbiratul ihram.

  3. Membaca doa iftitah.

  4. Membaca surah Al-Fatihah.

  5. Membaca surah panjang dari Al-Qur’an.

  6. Rukuk pertama dengan durasi lebih lama dari rukuk biasa.

  7. I’tidal.

  8. Membaca kembali surah Al-Fatihah.

  9. Membaca surah Al-Qur’an.

  10. Rukuk kedua.

  11. I’tidal.

  12. Sujud pertama.

  13. Duduk di antara dua sujud.

  14. Sujud kedua.

Rakaat kedua dilakukan dengan tata cara yang sama seperti rakaat pertama. Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, dilanjutkan dengan tasyahud akhir dan salam.

Niat Shalat Gerhana Bulan

Niat dapat dilafalkan sebagai berikut:

نَوَيْتُ أَنْ أُصَلِّيَ سُنَّةَ الْخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu an ushalliya sunnatal khusufi rak‘ataini lillahi ta‘ala.

Artinya: Saya niat shalat sunnah gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta‘ala.

Baca Juga: Fenomena Blood Moon dan Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jadwal Pengamatannya di Indonesia

Doa Setelah Shalat Gerhana

Setelah melaksanakan shalat, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, dan dzikir. Salah satu doa yang dapat dibaca adalah:

اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Allahumma inna nas’aluka al-‘afwa wal-‘afiyah fid-dunya wal-akhirah.

Artinya: Ya Allah, kami memohon ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat.

Gerhana bulan menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Selain menyaksikan fenomena alam tersebut, umat Islam diimbau untuk mengisi waktu gerhana dengan ibadah, doa, serta refleksi atas kebesaran Allah SWT.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi