Akurat Logo

Zakat Awards 2025 Hadirkan 85 Praktik Baik dalam Online Showcase Nasional

Fajar Rizky Ramadhan | 25 November 2025, 10:46 WIB
Zakat Awards 2025 Hadirkan 85 Praktik Baik dalam Online Showcase Nasional

AKURAT.CO Forum Zakat (FOZ) kembali menggelar rangkaian Online Showcase Zakat Awards 2025 pada Selasa–Jumat, 18–21 November 2025. Selama empat hari pelaksanaan, para juri expert menilai dan mendalami 85 portofolio yang telah lolos kurasi dari total 148 portofolio yang diajukan oleh 71 Organisasi Pengelola Zakat (OPZ).

Ajang tahunan ini menjadi ruang pembelajaran bersama bagi para amil, praktisi, dan pemerhati zakat untuk melihat langsung praktik baik yang dijalankan berbagai lembaga, sekaligus menerima masukan strategis dari para ahli pengelolaan zakat.

Ketua Umum FOZ Wildhan Dewayana dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya Zakat Awards 2025 sebagai upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antar-lembaga zakat. Ia menegaskan pentingnya ajang ini sebagai wadah belajar, berbagi inspirasi, dan meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat.

“Zakat Awards adalah upaya meraih inspirasi dari praktik baik. Ini penting sebagai apresiasi atas karya dan prestasi lembaga zakat anggota FOZ. Mudah-mudahan apa yang kita simak dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas pengelolaan zakat,” ujarnya.

Baca Juga: ZGTC Chapter Makassar Dukung Inisiatif UNM Bentuk Prodi Eksyar, Sinergikan Kampus dengan Ekosistem Zakat

Pada hari pertama showcase, sebanyak 19 portofolio Program Initiative dipresentasikan di hadapan juri. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Program Fish Bank dari Sinergi Foundation, sebuah upaya kolaboratif menjawab tantangan ekologi kelautan dan kemiskinan nelayan.

Data Dirjen Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial 2019 mencatat 80 persen kerusakan mangrove di Jawa Timur, sementara data Dirjen Pengelolaan Ruang Laut 2028 menunjukkan 33,82 persen kerusakan terumbu karang nasional. Di sisi sosial, 5 dari 6 nelayan berada di bawah garis kemiskinan menurut BPS 2019.

Berangkat dari kondisi tersebut, Fish Bank menawarkan model pemberdayaan dari hulu hingga hilir melalui pembinaan perikanan berkelanjutan, pendampingan pengolahan hasil laut, dan inovasi Fish Bank Bamboo, yaitu modifikasi ramah lingkungan dari rumpon dasar yang bisa dibuat dari bahan sederhana.

Sejak dimulai pada 2019 hingga 2025, program ini telah menenggelamkan 320 modul Fish Bank di tiga pantai, memberdayakan 400 penerima manfaat, dan menurunkan indeks kemiskinan nelayan hingga 75 persen.

Juri tamu Zakat Awards 2025, Prof. Dr. M. Nafik, mengapresiasi pendekatan berbasis data yang dilakukan program ini dan mempertanyakan dampaknya terhadap pendapatan masyarakat.

Tim Sinergi Foundation memaparkan bahwa pendapatan nelayan meningkat signifikan, dari Rp1,8–2,5 juta sebelum program menjadi Rp4–5 juta per bulan setelah intervensi.

Pada sektor pendidikan, showcase menampilkan praktik baik melalui BISA Project dari LAZNAS Salam Setara. Program ini mendampingi siswa kelas 12 hingga semester awal kuliah melalui beasiswa, pelatihan kepemimpinan, dan pengembangan diri selama 12 bulan.

Saat ditanya juri tetap Zakat Awards, dr. A. Samhari Baswedan, mengenai keterkaitan program ini dengan gerakan Indonesia Mengajar, presenter Annisa Rindra menjelaskan bahwa meskipun belum bekerja sama langsung, beberapa mentor merupakan alumni gerakan tersebut. dr. Samhari menilai BISA Project sebagai pengembangan positif dari model yang sudah ada.

Baca Juga: Membayar Pajak Kendaraan Bermotor, Apakah Setara dengan Membayar Zakat dalam Islam?

Bidang dakwah dan pemberdayaan masyarakat juga menjadi sorotan melalui presentasi Program Kampung Inspirasi Baduy dari Baitul Maal Hidayatullah (BMH). Program ini menyasar masyarakat eks-Suku Baduy di Lebak, Banten, salah satu wilayah dengan tingkat kemiskinan tertinggi kedua di provinsi tersebut.

Inisiatif ini hadir untuk menjawab kerentanan ekonomi, sosial, dan spiritual masyarakat yang kehilangan rumah dan mata pencaharian melalui pembangunan permukiman, penguatan ekonomi, dan pendampingan keagamaan.

Rangkaian presentasi tersebut memperlihatkan bahwa Zakat Awards bukan semata ajang penghargaan, tetapi ruang pembelajaran kolektif dan eksposur praktik baik dari lembaga zakat di seluruh Indonesia.

Tiga kategori penilaian, yaitu Program Initiative, Governance and Operation Initiative, dan Fundraising Initiative, menjadi tempat bagi lembaga menunjukkan inovasi, memperbaiki tata kelola, serta mengembangkan strategi penghimpunan dan pendayagunaan dana zakat.

Melalui semangat kolaborasi, showcase ini diharapkan mampu memperluas dampak serta mendorong hadirnya program zakat yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.