Akurat Logo

Contoh Surat Pernyataan Izin Suami, Istri atau Wali bagi Calon Petugas Haji 2024

Fajar Rizky Ramadhan | 16 Desember 2023, 13:10 WIB
Contoh Surat Pernyataan Izin Suami, Istri atau Wali bagi Calon Petugas Haji 2024

AKURAT.CO Seleksi petugas haji tahun 2024 telah sedang berlangsung hingga 17 Desember 2024. Salah satu syarat yang dibutuhkan adalah Surat Pernyataan Izin Suami, Istri atau Wali Bagi Calon Petugas Haji 2024

Surat Pernyataan Izin Suami, Istri atau Wali Bagi Calon Petugas Haji ini penting agar selama masa bertugas mereka tidak dibebani dengan hal-hal yang di luar tanggung jawabnya sebagai petugas haji.

Berikut di bawah ini contoh Surat Pernyataan Izin Suami, Istri atau Wali Bagi Calon Petugas Haji:

Baca Juga: Seleksi Petugas Haji Daerah Akan Digelar pada Januari 2024, Total 1.572 yang Dibutuhkan!

SURAT PERNYATAAN IZIN SUAMI/ WALI

Yang bertanda tangan di bawah ini saya:Nama Lengkap :
NIK :
Tempat Tanggal Lahir :
Alamat :
No Telp :

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya adalah SUAMI/WALI dari:

Nama Lengkap :
NIP :
Tempat Tanggal Lahir :
Tempat Tugas :
Instansi/Unit Kerja/Ormas :
Alamat Kantor :
Alamat Rumah :

Baca Juga: Kabar Gembira, Jemaah Haji 2024 sudah Dapat Mencicil Pelunasan Biaya Haji!

Selanjutnya, saya memberi izin kepada ............. saya untuk mengikuti seleksi Calon Petugas PPIH Arab Saudi Tahun 1444 H / 2023 M, dan mengizinkan untuk melaksanakan tugassebagai PPIH Arab Saudi apabila di kemudian hari dinyatakan diterima

Demikian, pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya, dengan penuh kesadaran dan tidak ada paksaan dari pihak mana pun.

............................., ..... Januari 2023

Yang membuat pernyataan
Materai
Rp. 10.000,-

(..............................)

Itulah contoh Surat Pernyataan Izin Suami, Istri atau Wali Bagi Calon Petugas Haji. Semoga bermanfaat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.