AKURAT.CO Prof Dr M Quraish Shihab atau yang bisa dipanggil Quraish Shihab adalah seorang cendekiawan muslim Indonesia. Beliau dikenal sebagai tokoh tafsir Al-Qur'an di Indonesia bahkan dunia.
Cendekiawan Muslim Indonesia Prof Dr M Quraish Shihab mengajak segenap umat Islam untuk memahami hakikat Idul Fitri. Hal tersebut disampaikan Prof Quraish dalam Kajian Ramadhan yang diselenggarakan Cariustadz.id secara virtual, Sabtu (30/4/2022).
Prof Quraish lalu menyebut kata 'Fitrah' dari Idul Fitri yang berarti kesucian, bahwa umat manusia lahir di dunia ini tidak membawa dosa. Karena itu, manusia yang kembali ke Idul Fitri dengan kesucian.
"Kalau kita ingin tidak ada dosa, kita harus memohon pengampunan dari Allah SWT. Dan itu kita harapkan, kita peroleh Insya Allah setelah berpuasa," kata Pendiri Pusat Studi Al-Qur’an (PSQ) itu.
Meskipun begitu, menurut Porf Quraish, Allah SWT akan mengambil hak manusia sehingga tidak akan memaafkan kesalahan manusia yang berkaitan dengan manusia yang lain. Karena itu, di momen Idul Fitri ini, manusia hendaknya harus slaing meminta maaf kepada manusia yang lain.
"Maka kalau ber-Idul Fitri, kita juga saling memaafkan supaya terbebaskan dari dosa. Kalau kita sudah terbebaskan dari dosa antara kita dengan Allah SWT, antara kita dengan sesama manusia, maka ketika itu kita ber-Idul Fitri," ucap Alumnus Pesantren Darul Hadis Al-Faqihiyah Malang, Jawa Timur itu.
Prof Quraish kemudian menjelaskan beberapa makna suci, yang menurut para pakar memiliki tiga makna. Ketiga makna tersebut ialah baik, benar dan indah.
"Kalau cuma baik, tapi tidak benar, bukan suci. Allah SWT Maha Suci. Segala yang bersumber dari Allah baik, benar dan indah," jelas penulis Tafsir Al-Misbah itu.
Oleh karena itu, kata Prof Quraish, Idul Fitri dalam konteks suci yaitu mencari yang baik akan melahirkan akhlak. Kemudian mencari yang indah akan melahirkan seni. Sementara mencari yang benar itu akan melahirkan ilmu.
"Kalau Anda kembali kepada kesucian, kita hendaknya menjadi ilmuwan, budiman dan seniman," terang Prof Quraish.
"Itu puncaknya Idul Fitri. Jadi sebabnya orang yang ber-Idul Fitri, itu mengharapkan pengampunan ilahi dan masuk surga," pungkas Prof Quraish yang pernah menjabat sebagai Rektor UIN Jakarta tersebut. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini




