Din Syamsuddin Sebut Idul Fitri Tahun 2023 Kemungkinan Besar Berbeda

AKURAT.CO Din Syamsuddin, tokoh Muhammadiyah yang menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah periode 2005-2010 dan 2010-2015, menyebut kemungkinan perbedaan Idul Fitri tahun 2023.
Din menyebut, perbedaan Idul Fitri tahun ini yang sebenarnya sama-sama menggunakan rukyat (Bahasa Arab: melihat atau berpendapat). Perbedaannya yang satu menggunakan rukyat bil 'aini (melihat dengan mata inderawi), dan yang satu rukyat bil 'aqli (melihat dengan mata pikiran).
Mantan Ketua Umum MUI itu juga menghimbau agar umat Islam bisa menyikapi perbedaan tersebut secara dewasa dan bijak.
"Umat Islam perlu menyikapi perbedaan dengan kedewasaan sikap keberagamaan. Pemerintah perlu berada di tengah dengan mengayomi semua pihak," kata pria yang merupakan alumni Pondok Pesantren Darussalam, Gontor itu.
Din juga menyebutkan lima poin penting atas refleksi kemungkinan perbedaan Idul Fitri tahun 2023 ini:
1. Idul Fitri adalah ibadah berdasarkan keyakinan sesuai dalil naqli dan 'aqli. Maka kepada Kaum Muslimimin untuk menunaikan Shalat Idul Fitri sesuai keyakinannya masing-masing tanpa merusak silaturahim dan ukhuwah Islamiyah.
2. Sesuai amanat Konstitusi Pemerintah harus mengayomi rakyat warga negara dengan memberi kebebasan menjalankan ibadat sesuai keyakinannya masing-masing.
3. Karena posisi bulan pada Jum'at 20 April 2023 masih di bawah imkan al-ru'yah maka tidak perlu diadakan Rapat Istbat yg hanya menghabiskan anggaran negara.
4. Adalah kepemimpinan hikmah berdasarkan Pancasila (kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan) untuk mengumumkan bahwa pada tahun ini ada dua keyakinan tentang Idul Fitri: 21 April 2023, dan 22 April 2023. Silakan umat memilihnya sesuai keyakinan dan tetap merayakan ldul Fitri dalam semangat ukhuwah Islamiyah.
5. Pemerintah menghormati dan mengayomi keduanya dengan mengizinkan fasilitas umum digunakan utk shalat Idul Fitri pada kedua hari tersebut.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




