AKURAT.CO Bulan Ramadan merupakan bulan yang lekat dengan kegiatan berbagi. Berbagi dalam islam dapat disebut dengan bersedekah. Sedekah adalah memberikan sesuatu kepada orang lain tanpa mengharapkan imbalan selain pahala dari Allah SWT. Bersedekah di bulan Ramadan merupakan amal yang memiliki keutamaan yang besar. Maka tak jarang pengurus masjid menetapkan tema ceramah mengenai sedekah. Berikut contoh ceramah tentang sedekah lengkap dengan dalilnya.
Sedekah Tidak Membuatmu Miskin
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ ،َأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ , وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ اَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ
Assalaamuʿalaikum Waraḥmatullaahi Wabarakaatuh
Innal hamda lillah, nahmaduhu wanasta’inuhu wanastaghfiruh, wana’udzu billahi min syururi anfusina, wamin sayyiaati a’maalinaa, mayyahdihillahu falaa mudhilla lah, wamayyudhlil falaa haadiya lah. Asyhadu alla ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, wa asyhadu anna muhammadan ’abduhu warosuuluh. Allahumma shalli wasallim wabarik ’ala sayyidina muhammadin wa’ala alihi washahbihi ajm’in. amma ba’du.
Segala puji kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kita begitu banyak nikmat selamat ini. Salam juga selawat kita haturkan kepada suri tauladan kita, yang paling baik akhlaknya, yang paling lembut hatinya, ialah nabi Muhammad SAW.
Jemaah masjid yang dirahmati oleh Allah.
Sedekah merupakan perbuatan yang dicintai oleh Allah SWT. Di dalam Al-Quran pada surah Al-Baqarah Allah menerangkan bahwa Allah akan membalas apa yang manusia sedekahkan. Tidak hanya sekedar diganti, tetapi Allah melipatgandakan pahala tersebut dengan sangat banyak diluar dugaan kita. Allah SWT berfirman:
مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Artinya: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karuniaNya) lagi Maha Mengetahui.” (Q.S Al-Baqarah: 261)
Sebagian dari umat muslim enggan untuk bersedekah karena takut miskin atau menunda sedekahnya sampai ia merasa telah mempunyai banyak harta. Padahal bersedekah tidak terpaut dengan besar atau kecil yang dikeluarkan, melainkan keikhlasan pemberi sedekah.
Padahal, nabi Muhammad bersabda:
مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ
Artinya: “Sedekah tidaklah mengurangi harta” (HR. Muslim)
Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa terdapat dua penafsiran terhadap hadis yang telah dibacakan. Yang pertama, harta yang kita miliki akan diberkahi oleh Allah dan akan Allah hilangkan dampak bahaya dari harta tersebut, yang kedua, walaupun secara bentuk harta yang kita sedekahkan berkurang, Allah akan menutup hal tersebut dengan pahala di sisi-Nya dan akan terus ditambah dengan berlipat-lipat.
Selain itu, Allah akan mengganti apa yang telah dikeluarkan sebagaimana yang firman Allah dalam surah Saba’ ayat 39:
قُلْ إِنَّ رَبِّى يَبْسُطُ ٱلرِّزْقَ لِمَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ وَيَقْدِرُ لَهُۥ ۚ وَمَآ أَنفَقْتُم مِّن شَىْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُۥ ۖ وَهُوَ خَيْرُ ٱلرَّٰزِقِينَ
Artinya: “Katakanlah: Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya). Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.”
Tidak perlu takut. Allah pasti akan menepati janjinya. Namun perlu untuk kita ketahui bahwa rezeki Allah tidak hanya melulu perihal harta. Bisa saja karena sedekah kita Allah hindarkan dari bahaya yang mengancam, Allah beri kita kesehatan, dan berkah di dalam kehidupan.
Sedekah sesungguhnya mengajarkan kepada kita untuk saling membantu, saling menyayangi kepada sesama. Apa yang kita miliki jika hal tersebut dapat membantu orang lain, dapat meringankan beban dan masalah orang lain, maka sebaiknya kita berikan dan Allah akan membalas apa yang kita berikan.
Apalagi terkhusus di bulan suci Ramadan yang tentunya setiap amal perbuatan yang kita kerjakan akan dilipatgandakan oleh Allah SWT. Maka mari kita mengikuti Nabi Muhammad yang menjadi lebih dermawan ketika bulan Ramadan tiba, lebih bersemangat dalam membantu saudara kita yang kesulitan, sehingga kita menjadi muslim yang dicintai oleh Allah.
وَبِاللهِ التَّوْفِيْقُ والهِدَايَةُ وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Wabillaahittaufiq wal hidayah wassalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakatuh.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja





