Akurat Logo

9 Kata Bijak KH Hasyim Asy'ari yang Akan Menyihirmu untuk Hidup Lebih Baik

Thony H | 2 November 2022, 11:20 WIB
9 Kata Bijak KH Hasyim Asy'ari yang Akan Menyihirmu untuk Hidup Lebih Baik

AKURAT.CO KH Hasyim Asy'ari adalah seorang tokoh ulama yang sangat terkemuka. Tidak hanya di Indonesia, beliau juga masyhur di kalangan ulama-ulama dunia.

Kemasyhuran KH Hasyim Asy'ari adalah karena beliau dikenal dengan sebutan pendiri organisasi Islam terbesar di dunia, yaitu Nahdlatul Ulama. Seperti diketahui, ormas yang biasa dinamai dengan NU itu kini menjadi organisasi yang telah banyak memberikan kiprah kepada negara.

Berikut 9 kata-kata bijak KH Hasyim Asy'ari yang dapat Anda teladani;

1. "Jangan Jadikan perbedaan pendapat sebagai sebab perpecahan dan permusuhan. Karena yang demikian itu merupakan kejahatan besar yang bisa meruntuhkan bangunan masyarakat, dan menutup pintu kebaikan di penjuru mana saja."

2. “Siapa yang mau mengurusi NU, saya anggap ia santriku. Siapa yang jadi santriku, saya doakan Khusnul khotimah beserta anak cucunya.”

3. “Dakwah dengan cara memusuhi ibarat orang membangun kota, tetapi merobohkan istananya.”

4. “Watak manusia itu seperti pencuri ulung (meniru perilaku orang lain dengan cepat) dan efek pergaulan adalah ketersia-siaan umur tanpa guna dan hilang agama bila bergaul dengan orang yang bukan ahli agama. Jika seorang pelajar butuh orang lain yang bisa dia temani, maka hendaknya dia jadi teman yang baik, kuat agamanya, bertaqwa, wara ‘, bersih hatinya, banyak kebaikannya, baik harga dirinya (muru'ah), dan tidak banyak bersengketa: bila teman tersebut lupa dia ingatkan dan bila sudah sadar maka dia tolong.”

5. "Tatkala umurku habis tanpa karya dan pengetahuan (ilmu), lantas apa makna umurku ini?."

6. "Tak ada satu pun di dunia ini yg kekal. Maka, ukirlah cerita indah sebagai kenangan. Karena dunia memang sebuah cerita."

7. "Janganlah hal-hal sepele menyebabkan kalian bercerai-berai, bertengkar. dan bermusuhan."

8. "Hendaknya segera mempergunakan masa muda dan umurnya untuk memperoleh ilmu, tanpa terpedaya oleh rayuan “menunda-nunda” dan “berangan-angan panjang”, sebab setiap detik yang terlewatkan dari umur tidak akan tergantikan."

9. “Pandai membagi waktu dan memanfaatkan sisa umur yang paling berharga itu.”

Semoga bermanfaat bagi kita semua.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
L
Editor
Lufaefi