Akurat Logo

Gus Baha Komentari Orang yang Gemar Mengkafirkan Tahlil dan Ziarah Kubur

Thony H | 22 Agustus 2022, 17:00 WIB
Gus Baha Komentari Orang yang Gemar Mengkafirkan Tahlil dan Ziarah Kubur

AKURAT.CO Gus Baha merupakan sosok ulama yang banyak menginspirasi banyak orang. Hal itu karena Gus Baha dikenal sebagai ulama yang mudah dipahami dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan.

Tidak hanya persoalan fikih, Gus Baha dalam pengajiannya memberikan penjelasan banyak hal, seperti tasawuf, tafsir Al-Qur'an, Islam kebangsaan, dan lainnya. 

Dalam salah satu video yang diunggah akun Facebook Ayo Ngaji pada 24 April 2020 Gus Baha memberikan kajian di Gedung Pengurus Besar Nahdlatu Ulama (PBNU), Jakarta Pusat.

Dalam ceramahanya, Gus Baha merasa aneh dengan adanya sekelompok orang yang kerapkali mengkafirkan dan menyesatkan orang-orang yang tahlilan dan atau ziarah kubur. Padahal dalam tahlil atau ziarah yang dibaca adalah kalimat-kalimat tayyibah, seperti dua kalimat syahadat dan tahlil.

Menurut Gus Baha, ijma' ulama mengatakan jika ada seseorang yang kafir, namun ia dalam akhir hayatnya mengucapkan kalimat syahadat maka ia dihukumi masuk surga. Ia telah masuk Islam. Jika demikian, mengapa orang yang baca tahlil dan kalimat syahadat saat tahlil atau ziarah justru dikafirkan.

Gus Baha menyebut, pernyataan demikian sungguh tidak masuk akal. Itu bertentangan dengan nalar sehat dan akal manusia. Sekaya apapun akal manusia pasti tidak akan memahami ambiguitas orang mengkafirkan orang yang membaca kalimat tayyibah.

Meski demikian kata Gus Baha, sebagai orang yang sudah menjalankan tahlil dan atau ziarah tidak perlu membalas dengan melakukan ungkapan-ungkapan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan. Kita harus tetap menyampaikan hal-hal kebaikan.

Demikian menurut Gus Baha soal adanya orang yang mengkafirkan orang lain karena melakukan tahlilan dan ziarah kubur. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amin.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
L
Editor
Lufaefi