Akurat Logo

Kata-kata Bijak Imam Abu Hanifah Penuntun Kehidupan

Cendhy Vicky V | 2 Agustus 2022, 15:37 WIB
Kata-kata Bijak Imam Abu Hanifah Penuntun Kehidupan

AKURAT.CO Nu’man bin Tsabit bin Zutha atau lebih dikenal dengan Imam Abu Hafinah merupakan seorang ulama besar pendiri mazhab Hanafi. Ia termasuk imam mazhab kawakan di antara tiga mazhab muktabar lainnya (mazhab Maliki, mazhab Syafi’i, dan Hanbali).

Lahir di kota Kufah, Irak pada tahun 80 H bertepatan dengan tahun 699 M, dan wafat di Baghdad pada 150 H atau tahun 767 M.

Berikut adalah kata-kata bijak Imam Abu Hafinah agar tangguh hadapi kehidupan.

  1. “Bukan ilmu yang harus datang kepadamu, tapi kamulah yang seharusnya datang menjemput ilmu.”
  2. “Pelajarilah adab (budi pekerti) sebelum mempelajari suatu ilmu.”
  3. “Pengetahuan tidak datang tetapi Anda harus mencarinya.”
  4. “ Sesungguhnya ilmu ini adalah daging dan darahmu, dan pada hari kiamat kelak kamu akan ditanya tentangnya. Maka perhatikanlah dari siapa kamu mengambilnya.”
  5. “ Ilmu tidak boleh diambil dari empat orang: 1) Orang bodoh yang nyata kebodohannya, 2) Shahibu hawa' (pengikut hawa nafsu) yang mengajak agar mengikuti hawa nafsunya, 3) Orang yang dikenal dustanya dalam pembicaraannya dengan manusia, walaupun dia tidak pernah berdusta atas nama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, 4) Seorang yang shalih dan mulia yang tidak mengetahui hadis yang ia sampaikan.”
  6. “Orang beriman itu bagaikan mutiara. Di manapun dia berada, keindahan selalu ada dalam dirinya.”
  7. “Siapa yang ingin memiliki hati yang terbuka, maka biarkanlah amal kebaikan yang ia lakukan sembunyi-bunyi lebih baik daripada amal kebaikan yang tampak.”
  8. “Lebih baik bagi seorang pria untuk meninggalkan satu dirham haram daripada memberikan seratus ribu dalam bentuk amal.”
  9. “Ilmu itu bukan sekedar banyak menghafal riwayat, namun ilmu adalah cahaya yang Allah Subhanahu wa Ta’ala letakkan pada hati seorang hamba.”
  10.  “Sesungguhnya, ketika seorang pria mulai memuji dirinya sendiri, maka kehormatannya akan meninggalkannya.”
  11. “Berusahalah untuk selalu berada di sekeliling orang yang memotivasi kamu ke arah yang positif.”
  12. Hasad adalah seseorang yang berangan-angan akan hilangnya nikmat dari saudaranya, baik nikmat agama ataupun dunia.”
  13. “Sunnah itu bagaikan bahtera Nabi Nuh. Barangsiapa yang menaikinya, maka ia akan selamat. Barangsiapa menyelisihinya, maka ia akan tenggelam.”
  14. “Jangan biarkan orang yang menyesatkan masuk ke telingamu. Kamu tidak tahu seperti apa masalah yang bisa muncul di dalam dirimu.”
  15.  “Patuhi ayahmu dan jangan melanggar ibumu.”[]
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

C
A
Editor
Abror