Direktur NU Online Sebut Agama Miliki Peran Penting dalam Menjaga Kemanusiaan

AKURAT.CO Sudah kita ketahui bersama bahwa media penyebaran informasi mengalami perkembangan yang sangat pesat dari masa ke masa. Dimulai dari radio, televisi dan sekarang media penyebaran informasi mulai bergeser ke media sosial.
Direktur NU Online Savic Ali mengatakan dalam beberapa tahun terakhir banyak tindakan kekerasan terhadap kemanusiaan atas nama agama. Selain itu, Savic menyebut ada praktek-praktek mengimpor konflik dari luar negeri ke Indonesia atas nama solidaritas agama.
"Saya kira dalam menghadapi realitas ini penting untuk menggaungkan atau memperkuat narasi moderasi beragama ini," ujarnya Podcast TV Show 'Suara Moderasi Beragama' yang disiarkan secara langsung melalui channel YouTube tvMu, Senin (18/10/2021).
Menurut Savic, moderasi beragama bukan berarti menganggap bahwa agama itu tidak moderat. Melainkan cara pandang umat beragama yang harus dimoderatkan.
Dia menambahkan bahwa masyarakat Indonesia pada dasarnya sangat religius. Artinya masyarakat menganggap bahwa agama adalah hal yang penting.
"Dengan menyadari hal ini, maka peran agama menjadi krusial. Bahkan dalam memperjuangkan kemanusiaan, keadilan dan segala macam, itu memang jalur agama menjadi penting," tuturnya.
Terkait NU Online, Savic menguraikan bahwa media tersebut berdiri pada tahun 2003. Adapun visi berdirinya NU Online adalah sebagai media resmi dari Nahdlatul Ulama (NU). Sehingga tugas NU Online adalah untuk menyampaikan pandangan-pandangan resmi NU baik secara organisasi dalam arti Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dapat diketahui oleh jamaah.
"Karena ada banyak sekali peristiwa atau pandangan-pandangan keagamaan yang diberitakan oleh media lain yang tidak begitu akurat," ungkapnya.
Dengan demikian, Savic menganggap penting untuk membuat media tersendiri. Hal tersebut dimasudkan agar pesan yang disampaikan oleh para tokoh Nahdliyyin dapat tersampaikan dengan baik dan benar.
Selain itu, Savic menambahkan bahwa berdirinya NU Online juga ingin memberi sumbangsih kepada Bangsa Indonesia seperti para pendahulu. Karena dalam beberapa tahun terakhir, terdapat tantangan terhadap kebangsaan Indonesia yaitu adanya sebuah upaya untuk menggugat nasionalisme masyarakat.
"Sehingga merasa penting untuk ikut meneguhkan kembali kebangsaan Indonesia. Karena Indonesia bisa bertahan jika kebangsaan Indonesia bisa terjaga," pungkasnya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 6Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 7Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 8Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot




