Hadiri Haul Virtual Ponpes KHAS Kempek, Menag Yaqut: Pesantren Tempat Menimbah Ilmu yang Miliki Komitmen Kebangsaan

AKURAT.CO Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas memberikan sambutan dalam acara Haul Al-Maghfurlah KH Aqiel Siroj Ke-32 Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon yang digelar secara virtual, (7/9/2021). Haul ini diikuti Pengasuh Pondok Pesantren KHAS KH Muhammad Musthofa Aqiel Siroj, KH Niamillah Aqiel Siroj, Ketua Umum PBNU Prof Dr KH Said Aqiel Siroj, Bupati Cirebon, serta para santri dan alumni Pondok Pesantren KHAS Kempek.
Dalam sambutannya, Menag Yaqut mengatakan acara haul merupakan wujud kesadaran kolektif atas penguatan eksistensi dan komitmen untuk bersilaturahmi mendekatkan hubungan batin sekaligus jaringan keilmuan antara santri dan kiai. Menag Yaqut juga menyebut jika Pondok Pesantren Khas Kempek merupakan tempat menimba ilmu yang luar biasa.
"Saya merasakan kebahagiaan santri Khas Kempek yang bisa secara langsung ngalap berkah para kiai," ujarnya.
"Malam ini kita semua memperingati haul mendoakan bersama-sama Almaghfurlah KH Aqiel Siroj dan Almarhumah Nyai Hj Afifah Harun bersama kedua putranya yang sudah mendahului kita," tuturnya.
Tokoh kelihiran Rembang ini menjelaskan bahwa acara Khotmil Al-Qur'an, Juz Amma, dan Alfiyah Ibnu Malik merupakan tradisi pesantren NU di Indonesia. Menurutnya, acara seperti ini dapat melacak validitas ilmu dan silsilah atau jaringan pengetahuan.
Disamping itu, lanjut Menag, mengatakan jika Pondok Pesantren merupakan tempat yang menanamkan akhlak, budi pekerti yang mulia serta dunia pendidikan yang menanamkan komitmen kebangsaan yang teruji.
"Maka tidak heran jika haul di Ponpes Khas ini bukan hanya qiraah, bukan hanya salawat nabi tetapi juga lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Yallal Wathan dinyanyikan," katanya.
Mantan Ketua GP Ansor itu, menganggap jika bangsa Indonesia patut bersyukur dengan kehadiran Pondok Pesantren. Tanpa kehadiran Pondok Pesantren, tidak akan pernah ada Indonesia.
Ditambahkan, Menag mengajak para santri untuk mendoakan dan meneladani sosok Almaghfurlah KH. Aqiel Siroj dan Almarhumah Nyai Hj. Afifah Harun, serta kedua putra yang sudah udah wafat, yaitu Almarhum Buya H Ja’far Shadiq Aqiel Siroj dan Almarhum KH Ahsin Syifa Aqiel Siroj.
"Mereka merupakan orang-orang teladan, yang telah banyak memberikan pembelajaran bahwa betapa nilai seseorang itu sangat dipengaruhi oleh keikhlasan dan dedikasi untuk melahirkan generasi penerus yang berilmu pengetahuan luas dan berkarakter," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 6India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan




