Jadwal dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh Dzulhijjah 2025, Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Di tengah semarak ibadah bulan Dzulhijjah 1446 H, umat Islam tak hanya dianjurkan menunaikan puasa Tarwiyah dan Arafah, tetapi juga disunnahkan melaksanakan puasa Ayyamul Bidh.
Meskipun puasa ini bisa dijalankan setiap bulan Hijriah, pelaksanaannya di bulan Dzulhijjah memiliki nilai spiritual yang lebih kuat karena dilakukan dalam bulan yang dimuliakan oleh Allah.
Puasa Ayyamul Bidh sendiri dikenal sebagai puasa pertengahan bulan, yakni tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Namun khusus di bulan Dzulhijjah, terdapat kekhususan. Tanggal 13 Dzulhijjah termasuk dalam hari tasyrik yang dilarang untuk berpuasa.
Karena itu, ulama dan kalangan pesantren menyarankan pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 14 dan 15 saja, atau jika ingin tetap menyempurnakan tiga hari puasa, maka bisa ditambahkan pada tanggal 16 Dzulhijjah.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Arafah di Makassar Hari Ini 5 Juni, Lengkap dengan Doa Berbuka dan Artinya
Menurut KH Rakhmad Zailani Kiki, Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) DKI Jakarta, umat Islam cukup menjalankan puasa Ayyamul Bidh pada tanggal 14 dan 15 Dzulhijjah.
Pandangan ini selaras dengan kebiasaan sejumlah pesantren di Indonesia yang mengikuti pendapat kuat dari mazhab Syafi’i.
Dalam kitab Fathul Mu’in karya Syekh Zainuddin Al-Malibari, dijelaskan bahwa ketika tanggal 13 tidak bisa dipakai untuk puasa Ayyamul Bidh karena termasuk hari tasyrik, maka dapat diganti dengan tanggal 16.
Berdasarkan hasil sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia, berikut jadwal pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh Dzulhijjah 1446 H yang jatuh pada bulan Juni 2025:
-
Selasa, 10 Juni 2025 (14 Dzulhijjah 1446 H)
-
Rabu, 11 Juni 2025 (15 Dzulhijjah 1446 H)
-
Kamis, 12 Juni 2025 (16 Dzulhijjah 1446 H)
Bagi yang ingin menunaikan puasa sunnah ini, berikut lafal niatnya:
Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta’âlâ
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”
Niat ini dapat diucapkan mulai malam hari hingga sebelum tergelincir matahari, dengan syarat belum makan atau minum apapun sejak fajar.
Baca Juga: Puasa Tarwiyah dan Arafah 2025 Sebelum Idul Adha: Bolehkah Hanya Puasa Arafah?
Keutamaan puasa Ayyamul Bidh pun tak kalah luar biasa. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari disebutkan bahwa puasa tiga hari setiap bulan sama pahalanya dengan puasa sepanjang tahun. Rasulullah SAW bersabda, “Puasa tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari, no. 1979).
Melalui puasa Ayyamul Bidh di bulan Dzulhijjah, umat Islam tidak hanya menambah amalan sunnah di bulan yang penuh kemuliaan, tetapi juga mempertebal semangat spiritualitas menuju Idul Adha. Sebuah momentum yang sayang untuk dilewatkan.
Wallahu a'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 6Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 7Sekjen PBB Guterres Desak Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Teheran Ajukan Proposal 7 Hari
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel








